13 Desa di Kabupaten Gorontalo di nilai tercepat penyaluran dana desa se Indonesia.

KBRN GORONTALO: Mentri Desa Pembangunan Desa tertinggal  PDT dan Transmigrasi  mengapresiasi  Kabupaten Gorontalo dalam menyalurkan Dana Desa.  Kabupaten Gorontalo salah satu dari tiga Kabupaten di Indonesia tercepat menyalurkan Dana Desa tahun 2020.

 Mentri Desa pembangunan Desa tertinggal  PDT dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar saat teleconferensi di Aula kantor Perbendaharaan Provinsi Gorontalo bersama 13 desa yang berhasil telah menyalurkan Dana Desa berharap dalam penggunaan dana desa harus transparan

 Indikator pengelolaan dana Desa menjadi penilaian pemerintah pusat, Persentase kesesuain bidang pembangunan dan pemberdayaan sebagai prioritas dana desa terhadap total dana desa dengan bobot 55 persen. Selain itu persentase pengadaan barang dan jasa dari dana desa secara swakelola yang memiliki bobot nilai 45 persen, Indikator ini sudah di lakukan oleh 13 desa di kabupaten gorontalo.

“Saya berharap sesuai pesan Presiden dalam menyalurkan  Dana Desa   harus transparan, Menggunakan dana desa tidak perlu takut asalkan    tidak korupsi,gunakan dana ini untuk pembangunan desa”jelas menteri. Rabu (29/1/2020) 

Sementara itu Bupati Nelson Pomalingo yang juga berada di Jakarta melaporkan Kabupaten Gorontalo merupakan kabupaten terbesar penduduknya 40 persen dari penduduk Gorontalo.

“Desa yang ada di Kabupaten Gorontalo  berjumlah 191 desa dan 14 kelurahan sementara dalam percepatan penyaluran dana desa dilakuan dengan membuat regulasi dan memfungsikan kelembagaan terkait, diantaranya camat,perguruan tinggi,Kejaksaan dan BPKP”Ungkap Nelson

sementara itu  Kepala Kantor Wilayah Direktorat Dirjen Perbendaharaan Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Gorontalo Fahma Sari Fatma sowan  menyampaikan menjadi kebanggaan bagi  Gorontalo untuk memastikan dana desa sesuai amanah presiden yang dapat disalurkan di awal tahun 

“Setelah diterima diharapkan bisa langsung bergeliat ,karena dana desa untuk pembangunan desa  Dana desa jangan di korupsi dan dipergunakan untuk padat karya dan penggunaannya saat ini  tidak lagi  tunai  namun non tunai untuk mengurangi terjadinya salah penggunaan. Anggaran Dana Desa persatu desa mencapai 900 sampai 1 milyard lebih tergantung ukuran desa”jelas Fahma

Dikatakan di tahap pertama dana desa diterima 40 persen kurang lebih 500 juta rupiah setahun 3 kali penyaluran. Desa yang tercepat dalam penyaluran dana desa merupakan tugas dari pemda dan perbendaharaan untuk mempersiapkan lebih cepat dalam  penyalurannya.

“Dari 13 desa di kabupaten Gorontalo akan menyusul lagi 10 desa lainnya,diiharapkan desa yang ada di kabupaten lainnya lebih mempercepat penyalurannya, untuk pembangunan desa tersebut” Ungkap Kepala Dirjen Perbendaharaan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00