UMKM Pendorong Utama Roda Perekonomian Dimasa Pandemi Covid-19

Foto Humas

KBRN, Gorontalo - Wali Kota Gorontalo, Marten Taha berharap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi pilar utama untuk menopang perekonomian di Kota Gorontalo di masa pandemi. Menurutnya, kerja sama yang terus terbangun dengan berbagai pihak menjadi langka yang mencapai tujuan itu.

Marten menjelaskan, sistem digitalisasi juga saat ini mulai digagas oleh pihaknya dengan target tahun 2021 hingga 2020 dilakukan digitalisasi UMKM sebanyak 500. Ia meyakini semua itu bisa tercapai.

"Program-program terkait pemberian bantuan untuk UMKM juga dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Gorontalo, baik berupa bantuan modal, peralatan, atau bahan baku," kata Marten Taha saat membuka acara sosialisasi modul pelatihan pengendalian mutu pangan olahan Pokja NDLIC Kota Gorontalo  di Hotel Grand Q, Selasa (19/10/2021).

Marten menjelaskan berdasarkan data tahun 2020, dari total 12.407 UMKM di Kota Gorontalo, yang dibina manajemen UMKM-nya adalah sejumlah 916 UKM dan yang meningkat omsetnya ada sejumlah 416 UMKM.

Menurutnya, hal tersebut patut disyukuri karena di tengah kondisi pandemi, UMKM di Kota Gorontalo masih dapat bertahan saat ini. "Saya mendoakan UMKM yang ada di Kota Gorontalo bisa bertahan meski disaat pandemi, serta bisa berkembang," ucapnya.

Ia menambahkan pemulihan ekonomi sebagaimana tertuang dalam dokumen rencana pembangunan jangka menengah daerah tahun 2019-2024 yang termaktub dalam misi 3 yakni penguatan kapasitas UMKM dan Koperasi, serta pengembangan sektor ekonomi. 

"Berbagai program kegiatan yang difokuskan pada pemulihan ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19. Sehingga saya berharap UMKM bisa menjadi pilar utama untuk menggerakan perekonomian Kota Gorontalo," tutup Wali Kota Gorontalo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00