Kanwil Lakukan Evaluasi Kesiapan Pemberangkatan Jemaah Haji 2022

KBRN, Gorontalo : Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 H/ 2022 M, (25/5/22) bertempat di Auditorium Kanwil.

Rapat ini dipimpin Kepala Kantor Kemenag Provinsi Gorontalo Syafrudin Baderung didampingi Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Ibrahim T. Sore, dan dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan Kepala Seksi PHU serta staff Bidang PHU.

Dalam kesempatan itu, Kakanwil Syafrudin Baderung menyampaikan bahwa jemaah haji akan dilakukan tes PCR sebelum memasuki asrama haji. “Ada tes PCR sebelum masuk asrama haji, dan ini harus disampaikan kepada Jemaah. PCR berlaku 3x24 jam sebelum berangkat, namun hal ini tetap akan dikoordinasikan dengan lintas sektor bersama Pj. Gubernur dan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Jadi, apabila Kloter 14 tanggal 29 Juni pukul 8 pagi pesawat berangkat dari Makassar, maka 3x24 dari jam itu tes PCR berlaku. Tetapi sekali lagi, ini masih akan dikoordinasikan dengan lintas sektor,” tegas Kakanwil.

Kakanwil juga menjelaskan bahwa Gorontalo masuk dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 dan 17. Sementara Embarkasi Makassar, hanya dua Kloter yang gelombang 1 yaitu Kloter 1 dan Kloter 2. Kloter 3 dan seterusnya sampai Kloter 19 itu masuk gelombang 2.

“Ini berarti kalau ada yang positif sangat beresiko, karena prosedurnya 5 hari, sedangkan Kloter terakhir Makassar itu Kloter 19. Jadi sangat kritis kalau ada yang positif, olehnya ini harus disampaikan ke Jemaah agar mereka menjaga kondisi tubuhnya,” jelas Kakanwil.

Untuk menghindari hal itu, Kakanwil menyarankan agar para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota menyampaikan kepada Jemaah untuk mengurangi aktifitas menjelang pemberangkatan.

“Saya dalam beberapa kesempatan berdiskusi dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan, mereka memberi trik agar Jemaah mengurangi aktifitas selama satu minggu sebelum PCR, dan harus kita wanti-wanti ini,” tutur Syafrudin dengan nada tegas.

Kakanwil berharap konfirmasi pelunasan haji harus segera selesai karena menurutnya pihak Kemenag sudah diminta membuat manifest awal, terutama untuk cadangan. Selain itu, Kakanwil mengimbau segera membentuk regu dan rombongan, dan ini harus cepat. Tetapi sambil melihat perkembangan Jemaah, jangan sampai ada yang mundur. Karena ketika ada yang mundur berarti harus segera diganti.

Pada akhir penyampaiannya, Kakanwil meminta para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota agar memperkuat koordinasi dengan lintas sektor terkait, khususnya pemerintah daerah.

“Karena kita nanti akan adakan rapat bersama lintas sektor, bersama Pj. Gubernur yang Insya Allah akan dilaksanakan pada Jum’at nanti,” pungkasnya. (rls/Kemenag.go.id) (RA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar