Kakanwil Kemenag Tekankan Supervisi Tingkatkan Mutu Pembelajaran

KBRN, Gorontalo : Supervisi pendidikan saat ini telah beralih ke supervisi pembelajaran, seiring dengan perkembangan teknologi pendidikan. Dengan Penerapan supervisi pembelajaran tersebut, maka evaluasi pembelajaran di Madrasah atau Pondok Pesantren tidak hanya dilakukan Pengawas tetapi juga bisa dilakukan Kepala Madrasah bahkan guru itu sendiri. 

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo, Syafrudin Baderung saat membuka kegiatan pendampingan supervisi pembelajaran bagi Pengawas dan Kepala Madrasah yang dilaksanakan di Grand Q Hotel Gorontalo,  Selasa (25/1/22).

Syafrudin Baderung menegaskan, supervisi pembelajaran sebagai upaya penjamin mutu pembelajaran yang mampu memberi ruang tumbuhnya kreasi dan inovasi dalam menyelenggarakan pembelajaran sesuai kebutuhan.

“Supervisi pembelajaran sebagai bagian dari proses manajemen mutu pembelajaran dengan harapan bisa mengubah praktik pembelajaran kearah yang lebih berkualitas sehingga menimbulkan perilaku belajar siswa menjadi lebih baik,” Tegas Kakanwil.

Menurutnya, para supervisor dapat memanfaatkan hasil supervisi pembelajaran sebagai bahan untuk memberikan umpan balik dan tindak lanjut. Pemberian umpan balik tersebut sangat penting bagi madrasah untuk melakukan perbaikan pembelajaran.

“Supervisor pelu mengidentifikasi kondisi pembelajaran beserta faktor kelemahan sekaligus pendukung keberhasilan proses pembelajaran yang telah berlangsung. Sehingganya, mereka dapat melakukan pengajuan solusi perbaikan pembelajaran,” tutur Syafrudin.

“Maka dari itu, Supervisor diharapkan menggunakan pola dan metode supervisi yang sesuai dengan regulasi KMA 624 Tahun 2021 tentang Pedoman Supervisi Pembelajaran Pada Madrasah sehingga dapat melakukan supervisi dengan baik,” harapnya. (RA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar