Proyek PEN di Kota Gorontao Terancam Putus Kontrak, Ini Solusi Yang Ditawarkan Mantan Kadis PU

KBRN, Gorontalo : Masyarkat Kota Gorontalo saat ini sudah dirugikan dengan adanya sejumlah permasalahan pada pekerjaan proyek di Kota Gorontalo yang menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Apalagi sejumlah proyek tersebut terancam putus kontrak. 

Harus ada Langkah yang tepat dari pihak pemerintah agar sejumlah proyek tersebut bisa selesai dengan baik. Sehingga tidak merugikan keuangan daerah. Pemberian surat peringatan kepada kontraktor sebagai pelaksana pekerjaan, dianggap tidak terlalu efektif untuk menyelamatkan proyek tersebut. 

Langkah terbaik yang bisa dilakukan oleh pemerintah kata Boni Ointu yang merupakan Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, ialah dengan memanggil para kontraktor tersebut, serta membuat kesepakatan baru. Apabila para kontraktor tersebut tidak mampu lagi menyelesaikan pekerjaan dengan berbagai alas an, maka harus segera dicarikan pihak lainnya yang mampu mengerjakannya. 

“Panggil mereka, duduk Bersama dengan berbagai pihak, termasuk BPKP, kejaksaan, tanyakan keluhan mereka, tanyakan apakah uang masih ada untuk menyelesaikan pekerjaan ini, buat hitam diatas putih, reschedule lagi, kalua sudah tidak mampu untuk menyelesaikan karena uang sudah tidak cukup, ya harus dicari pihak lain yang mampu mengerjakan” usul Boni Ointu

Seharusnya kata Boni Ointu, permasalahan yang terjadi pada sejumlah proyek tersebut dapat diantisipasi, jika sejak dini dilakukan pengawasan secara berkala oleh pemerintah. 

Seperti diketahui, sejumlah proyek di Kota Gorontalo yang menggunakan dana PEN mengalami keterlambatan pekerjaan. Bahkan ada yang terancam putus kontrak. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar