Penerapan Perda Hewan Lepas di Kota Gorontalo Belum Maksimal

Ilustrasi hewan lepas. Foto : halonusa.com

KBRN, Gorontalo : Pemerintah Kota Gorontalo dinilai belum maksimal menjalankan sejumlah peraturan daerah (perda). Penilaian ini disampaikan DPRD Kota Gorontalo. Anggota DPRD Kota Gorontalo Darmawan Duming mengatakan, salah satu perda yang tidak maksimal dijalankan pemkot adalah Perda Hewan Lepas, Selasa (18/1/2022)

Hal itu terungkap setelah Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Gorontalo melakukan rapat kerja dengan Bagian Hukum bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

“Rapat hari ini dimaksudkan untuk menginventarisasi semua perda, akan tetapi sampai hari ini, dia jalan tapi tidak maksimal. Seperti Perda Hewan Lepas, ada pasal yang mengharuskan ada petunjuk teknisnya atau perwako, tapi sampai sekarang belum dibuat,” ujar Darmawan Duming.

Darmawan menegaskan, ketika suatu rancangan peraturan daerah (Ranperda) sudah ditetapkan menjadi perda, dan dalam perda tersebut mengharuskan adanya petunjuk teknis, maka dinas terkait harus secepatnya membuat hal itu.

“Atas persetujuan bersama, rapat tadi kami skorsing. Tujuannya supaya mereka berkonsolidasi secara internal. Kami berharap perda ini betul-betul dijalankan secara maksimal,” pinta Darmawan.

Ia juga mengingatkan, andai ada perda yang sudah tidak sinkron dengan peraturan yang lebih di atas, Pemerintah Kota Gorontalo harus segera mencabutnya, merevisi, atau membuat peraturan yang baru.

“Ini harus dilakukan supaya peraturan yang satu dengan peraturan yang lain bisa sinkron atau saling menyatu,” harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar