Perindagkop UKM Gorontalo Utara Tidak Maksimal Jalankan Program

KBRN, Gorontalo : Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop UKM) Gorontalo Utara tidak maksimal dalam menjalankan program. Hal ini berdasarkan temuan Wakil Bupati Thariq Modanggu. 

Saat Ia melakukan sidak ke Dinas tersebut didapati, di tahun 2019 dan 2020 ada empat kelompok usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang telah diberikan pelatihan, namun hasil dari pelatihan tersebut tidak dilaksanakan.

“Saya menemukan (data), 2019 itu ada dua kelompok usaha kecil yang diadakan pelatihan. Begitu juga 2020 ada dua, tapi ketika dimintai hasil monitoring dan evaluasi kepada UMKM yang dapat pelatihan, mereka tidak mampu menunjukkan. Ternyata mindset yang dibangun Perindagkop ini adalah mindset program, bukan mindset keberhasilan atau dampak berkembangnya industri rumah tangga dan industri kecil,” ujar Thariq, Minggu (16/1/2022)

Seharusnya, kata Thariq, Dinas Perindagkop UKM harus melakukan  pendampingan dan evaluasi kepada para pelaku UMKM yang mendapatkan pelatihan.

“Seharusnya Perindangkop harus memantau dan menindaklanjuti dampak atau efek dari pelatihan ini, supaya ketika ada masalah pada pemasaran hasil produk atau yang lainnya dengan cepat bisa diberikan solusi,” ujarnya.

Untuk itu, Ia pun mmeminta kepada pihak dinas untuk menyiapkan segala data yang ada untuk dapat dibahas secara bersama-sama.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar