Gubernur Apresiasi Vaksinasi di Kejati Gorontalo Capai 1.104 Orang Sehari

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat meninjau vaksinasi di kantor Kejaksaan Tinggi (Kajati) Gorontalo, Rabu (22/9/2021). Gubernur Rusli menilai vaksinasi di kantor Kejati Gorontalo patut ditiru. Semua halaman kantor diberi tenda dan dibagi berdasarkan fungsinya sehingga tidak terjadi penumpukan warga. (Foto: Kominfo)

KBRN, Gorontalo – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengapresiasi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Gorontalo yang sukses menggelar vaksinasi Covid-19 di halaman kantornya. Pada hari pertama, vaksinasi tersebut sukses menyuntik 1.104 warga yang datang dari tiga daerah yakni Kota Gorontalo, Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo.

“Alhamdulillah saya berterima kasih kepada Pak Kajati dan jajarannya termasuk teman teman bupati wali kota dan teman teman forkopimda provinsi,” ungkap Gubernur Rusli Habibie usai meninjau vaksinasi hari kedua, Rabu (22/9/2021).

Gubernur Rusli Habibie menilai vaksinasi di kantor Kejati Gorontalo patut ditiru. Semua halaman kantor diberi tenda dan dibagi berdasarkan fungsinya sehingga tidak terjadi penumpukan warga. Meja pendaftaran, skrining, penyuntikan dan observasi dibuat terpisah dan diawasi oleh masing-masing petugas.

“Ini layak ditiru karena pernah terjadi di mana mana ada penumpukan. Ini bagus semua keliling dan teratur. Lebih menggairahkan masyarakat datang ada hadiah dari Pak Kajati. Hadiahnya voucher yang dapat ditukar dengan 5kg beras,” puji Gubernur dua periode itu.

Pihaknya optimis target 80 persen cakupan vaksinasi akhir tahun bisa terwujud ika semua pemangku kepentingan di Gorontalo kompak mendukung vaksinasi. Pemerintah daerah diminta untuk terus memberikan dukungan agar target itu bisa dicapai.

Vaksinasi di kantor Kejati Gorontalo berlangsung di luar ekspektasi. Awalnya, Kajati hanya menargetkan 1.000 orang selama dua hari. Antusiasme warga divaksin hari pertama sangat tinggi hingga menyentuh angka 1.104 orang. Belum ada laporan hari kedua namun diyakini antusiasme warga tetap tinggi.

Proses vaksinasi melibatkan lintas sektor. Selain Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten dan Kota, juga melibatkan petugas dari TNI dan Polri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00