Indonesia Perkuat Layanan 5G Selama Presidensi G20

Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan, Indonesia akan memperkuat layanan 5G di 19 kota, yang menjadi lokasi penyelenggaraan pertemuan-pertemuan dan KTT Para Pemimpin G20. (Foto:RetnoMandasari/RRI0

KBRN, Jakarta: Teknologi informasi dan komunikasi (ICT) menjadi salah satu faktor pendukung penting selama presiden Indonesia di G20.

Dimana Indonesia akan memperkuat layanan 5G di 19 kota, yang menjadi lokasi penyelenggaraan pertemuan-pertemuan dan KTT Para Pemimpin G20.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, operator telepon selular yang telah mendapatkan uji layak operasi komersil akan mengambil bagian masing-masing.

“Di mana kita tetapkan 4G adalah tetap sebagai tulang punggung komunikasi. sedangkan 5G akan digunakan sebagai 5G Experience. Untuk itu operator-operator seluler yang sudah mendapat uji layak operasi dan operasi komersial akan mengambil bagian yang masing-masing sesuai kesiapannya,” ungkap Menkominfo dalam konferensi pers yang digelar setelah rapat koordinasi dan komunikasi publik KTT G20 di bilangan Jakarta Selatan, Senin (24/01/2022).

Kesiapan infrastruktur ICT itu akan diperkuat, setelah hal serupa juga diterapkan Indonesia pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tahun lalu.

“Secara khusus Telkom dan Telkomsel. Telkom dan Telkomsel akan mengambil peran yang besar untuk menyiapkan layanan 5G dengan banchmark yang terakhir even PON Papua. Tad, Direktur Utama Telkom sudah menyampaikan bahwa 5G experience nanti akan jauh lebih baik dibanding dengan 5G Experince di PON 20 Papua. Karena, persiapan dan infrastruktur yang sudah lebih baik,” imbuhnya.

Johnny menambahkan, dalam rapat koordinasi turut membahas mengenai jalur komunikasi tulang punggung fiber optik.

“Bagaimana keterhubungan dan kesiapan fiber optik ke jaringan nasional kita dan jaringan alternatif jaringan-jaringan internasional, agar layanan terhadap kebutuhan komunikasi dan telekomunikasi G20 dapat dilakukan dilakukan dengan baik,” kata Menkominfo.

“Bahwa bandwidth nanti yang tersedia ya setidaknya untuk kegiatan antara 800 MB per second sampai dengan 1,2 GB per second atau rata-rata kecepatan untuk ke 4G coverage 4 mbps sampai dengan 6 mbps per user streaming. Nah ini tergantung pada bandwidth,” papar Menkominfo Johnny.

“Tadi saya sudah menyampaikan kepada Telkom dan nanti kepada operator lainnya, apabila masih dibutuhkan tambahan-tambahan bandwidth spectrum yang masih kosong, kita akan pinjamkan sementara untuk memastikan ketersediaan bandwidth memadai,” sambungnya.

Setidaknya, akan ada 150 pertemuan di 19 kota dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 20 ribu orang yang akan hadir secara hybrid (campuran) salama Presidensi Indonesia di G20 pada 1 Desember 2021 – 30 November 2022. (Foto:RetnoMandasari/RRI)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar