Dukung G20 Indonesia, Rusia Gelar Forum INNOPROM

Duta Besar Rusia di Jakarta, Lyudmila Vorobieva, mengatakan, keketuaan Indonesia di G20 mendapat dukungan penuh dari Rusia. Dimana Rusia akan menyelenggarakan pameran dagang dan forum utama industri Rusia INNOPROM pada 10-12 Maret 2022, sebagai rangkaian kegiatan keketuaan G20 Indonesia. (Retno Mandasari/RRI)

KBRN, Jakarta: Keketuaan Indonesia di G20 mendapatkan dukungan penuh dari Rusia.

Dimana Rusia akan menyelenggarakan pameran dagang dan forum utama industri Rusia INNOPROM pada 10-12 Maret 2022, sebagai rangkaian kegiatan keketuaan G20 Indonesia.

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia, Denis Manturov, akan menjadi pemimpin delegasi Rusia.

Duta Besar Rusia di Jakarta, Lyudmila Vorobieva, mengatakan, penyelenggaraan INNOPROM sebelumnya direncanakan diselenggarakan pada November 2021, namun terkendala adanya pandemi COVID-19.

“Kami berencana menyelenggarakannya pada November namun karena COVID, pembatasan karantina, jadi kami memindahkannya penyelenggaraannya pada Maret tahun depan. Yang dikemas dalam kerangka keketuaan Indonesia di G20,” ungkap Vorobieva dalam pengarahan pers yang diikuti RRI.co.id, di Jakarta, Senin (20/12/2021).

Dikatakan, INNOPROM akan menjadi even bagi para pebisnis Uni Ekonomi Eurasia serta ASEAN, untuk mendapatkan informasi lengkap terkait berinvestasi di Indonesia.

“Ini adalah even besar yang digelar oleh Rusia dan pebisnis internasional, kami juga menyelenggarakannya di luar negeri. Akan ada 100 perusahaan dengan 300 delegasi bisnis, yang tidak hanya dari Rusia tapi juga dari Uni Ekonomi Eurasia (Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan). Kami juga mengharapkan keikutsertaan para mitra ASEAN. Jadi, banyak dari mereka akan mengetahui bagaimana bekerja di Indonesia, bagaimana berinvestasi di Indonesia,” jelas Dubes Rusia.

Penyelenggaraan INNOPROM yang diharapkan dapat terlaksana pada tahun depan itu, diklaim oleh Rusia sebagai bentuk partisipasi aktif dalam keketuaan G20 Indonesia.

“Tapi, kami tidak bisa bilang sepenuhnya terkonfirmasi, karena situasi pandemi COVID-19 di Rusia ataupun di Indonesia tahun depan. Tapi, kami berpartisipasi aktif dalam even yang diatur oleh Indonesia dalam keketuannya di G20,” ujar Vorobieva.

“Yang paling terbaru adalah pada Sherpa Meeting yang dilaksanakan di Jakarta. Sherpa Rusia kami, beliau adalah seorang perempuan yang datang ke Jakarta. Darinya saya memperoleh informasi pertemuan berjalan baik dan kami mendukung prioritas Indonesia di G20,” sambungnya.

Dalam konteks kerja sama bilateral Dubes Rusia menyebut, penguatan kerja sama sektor perdagangan dan investasi menjadi komitmen bersama Indonesia pada tahun depan.

“Tentu saja, kita akan bekerja untuk mempromosikan hubungan perdagangan dan investasi. Saya ceritakan tentang INNOPROM dan pertemuan komisi gabungan. Jadi, kami akan berusaha mencapai target USD 5 miliar langsung. Saya tidak tahu apakah kita akan mencapainya tahun depan. Jadi kami akan mencoba menghubungkan bisnis. Tentu saja. Sehingga, semakin banyak bisnis Rusia yang dapat beroperasi di Indonesia dan semakin banyak bisnis Indonesia yang dapat beroperasi di Rusia,” papar Vorobieva lagi.

Selama 12 tahun perkembangannya, INNOPROM telah beralih ke platform industri universal terbesar untuk komunikasi bisnis internasional, pameran 50 ribu meter persegi menunjukkan teknologi paling canggih, 40 ribu pengunjung dari 70 negara, sebagian besar atau sekitar 76% diantaranya adalah pengambil keputusan.

Lebih dari 100 perusahaan dan sekitar 300 delegasi dari Rusia dan negara-negara Uni ekonomi Eurasia (Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan), akan datang ke Jakarta untuk membangun hubungan bisnis yang efektif dengan mitra Indonesia dan ASEAN pada Maret 2022.

Di antara delegasi INNOPROM terdapat perusahaan terbesar serta beberapa perusahaan menengah.

Tema utama penyelenggaraan INNOPROM di Jakarta akan mencakup, Transportasi, Penerbangan, Mesin pertanian, Teknologi energi baru, teknologi dan informasi Industri,  teknologi “Smart Cities”, peralatan farmasi serta medis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar