Kepala Kampung Purwahab Tonggo Apresiasi Penanaman Mangrove

  • 28 Nov 2025 13:48 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Kegiatan pelestarian lingkungan kembali menggeliat di Distrik Fakfak Barat setelah Yayasan Henggi Totora Fakfak melaksanakan program penanaman mangrove di Kampung Purwahab Tonggo. Program tersebut disambut penuh antusias oleh warga, termasuk Kepala Kampung Purwahab Tonggo, Anwar Kabes, yang menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan pesisir.

Penanaman mangrove di wilayah tersebut dinilai penting karena kawasan pesisir Purwahab Tonggo merupakan salah satu area yang rentan abrasi. Kehadiran Yayasan Henggi Totora Fakfak membawa harapan baru bagi masyarakat dalam upaya menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan.

Masyarakat turut terlibat langsung dalam kegiatan ini, mulai dari persiapan lokasi hingga proses penanaman mangrove di sepanjang bibir pantai. Antusias warga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh, sejalan dengan visi yayasan dalam menjaga ekosistem pesisir.

Kepala Kampung Purwahab Tonggo, Anwar Kabes, memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas inisiatif yayasan yang dinilainya sangat berdampak positif. Ia menegaskan bahwa masyarakat kampung merasa terbantu dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan terhadap kondisi lingkungan mereka.

“Saya sebagai Kepala Kampung Purwahab Tonggo beserta seluruh masyarakat sangat berterima kasih kepada Yayasan Henggi Totora Fakfak yang telah hadir untuk melakukan penanaman mangrove. Ini kegiatan yang sangat bermanfaat, dan kami berharap masyarakat tetap menerima serta bekerja sama menyelesaikan program ini.”ujar Kepala Kampung Purwahab Tonggo, Anwar Kabes.

Selain mengapresiasi, Anwar Kabes juga mengimbau seluruh masyarakat untuk terus mendukung kegiatan tersebut demi menjaga kelestarian mangrove di wilayah Fakfak. Ia menilai kerja sama antara masyarakat dan yayasan menjadi faktor penting dalam keberhasilan program penanaman mangrove.

Lebih jauh, ia menyampaikan harapan agar program serupa dapat diterapkan di kampung-kampung lain di Kabupaten Fakfak. Menurutnya, menjaga mangrove bukan hanya tugas satu kelompok, tetapi tanggung jawab bersama demi keberlangsungan lingkungan dan generasi mendatang.

Penanaman mangrove ini diharapkan mampu menjadi titik awal gerakan bersama dalam memulihkan ekosistem pesisir Fakfak. Dengan dukungan masyarakat dan pihak-pihak terkait, kegiatan serupa diyakini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kawasan pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....