Lancar dan Aman, Upacara Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Manggarai Barat

KBRN, Ende : Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melakukan upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Halaman Kantor Bupati Manggarai Barat. Upacara ini diikuti oleh peserta upacara dari instansi dan lembaga pemerintahan dan juga siswa – siswi SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kota Labuan Bajo. Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Manggarai Barat, Endistasius Endi, pemimpin upacara yakni Kapten Laut (S) Muhammad Jainuri dan pembacaan Proklamasi Kemerdekaan oleh Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Martinus Mitar.  Upacara bendera memperingati HUT RI Ke- 77 ini berlangsung dari pukul 07.30 s/d 09.00 Wita dengan pasukan pengibaran bendera tingkat Kabupaten Manggrai Barat sebanyak 38 orang yang terdiri dari pasukan 17, 8 dan pasukan 45 yang merupakan gabungan dari TNI AL, TNI AD, Kepolisian dan Brimob.

Dalam amanatnya, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menyampaikan makna penting kemerdekaan ditengah badai pandemic  Covid-19.

”Kemerdekaan selalu dimaknai sebagai kebebasan dari belenggu penjajahan atau cengkraman masalah tertentu, dan untuk mempertahankan kemerdekaan tersebut tidak jarang nyawa menjadi taruhannya. Oleh karena itu moment kemerdekaan akan selalu dimaknai oleh perayaan kemenangan atas penjajahan. Sebagai derah yang menjadi tujuan pariwisata, menjadi salah satu tumpuan ekonomi, tentunya pandemi ini sangat berdampak buruk untuk daerah kita, kita menderita atas hal tersebut namun, tidak pernah menyerah, perlahan tapi pasti kita buktikan bahwa kita berhasil menghadapi dan mengatasinya. Kita menunjukkan karakter Mabar yang kuat, kita bisa pulih cepat dan bangkit lebih kuat, sehingga dapat dengan mantab berjalan menuju perubahan dan kemajuan,”ungkapnya.

Editasisus Endi juga memaparkan pencapian-pencapaian yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Mangagarai Barat serta keterlibatan Labuan Bajo dalam segala kejadianmaupun  kegiatan penting baik nasional maupun internasional.

“Hal ini dibuktikan dengan sejumlah capaian yang perlu kita syukuri, diantaranya di tahun 2021 kita berhasil mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang didapat berturut-turut sejak tahun 2018. Kita juga berhasil meraih predikat baik atas Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah dari Kementiran Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di 4 tahun berturut-turut sejak tahun 2017. Prevalensi penurunan stunting pun mengalami penurunan dari 17,3 di tahun 2020 menjadi 12,1 di tahun 2021, dan capaian yang kta miliki tersebut lebih baik dibandingkan pencapaian Provinsi dan Nasional. Nilai indeks pembangunan manusia (NIPM) kitapun meningkat dari 63,89 ditahun 2020 menjadi 64,17 ditahun 2021. Ini menjadi gambaran semakin baik kemampuan masyarakat Kabupaten Mabar dalam mengakses hasil pembangunan berkaitan dengan kesejahteraan, kesehatan, pendidikan. Pendapatan capital juga meningkat dari 13,73 juta ditahun 2020 menjadi 13, 91 juta ditahun 2021, selain itu juga pertumbuhan ekonomi kita mengalami peningkatan positif dari 0,89 % ditahun 2020 menjadi 1,29% ditahun 2021, kunjungan wisatawan kita juga mengalami peningkatan hiingga pertengahan tahun ini jumlah kunjungan wisatawan sudah melebihi realisasi tahun lalu. Labuan Bajo pun menjadi lokasi sejumlah event Regional, Nasional, dan Internasional diantaranya Jambore Daerah Pramuka, Side Event G20, dan ASEAN Summit Labuan Bajo 2023. Hal ini menunjukkan eksistensi Labuan Bajo yang semakin mendapat perhatian baik secara nasional maupun internasional. Keistimewaan ini tentunya harus kita jaga dengan memastian Kabupaten Manggarai Barat sebagai rumah yang aman dan nyaman bagi setiap orang yang datang,”tambah Bupati Endi.

Dalam pelaksanaan upacara bendera yang dilakukan oleh Pasukan Pengibaran Bendera (PASKIBRA), terlihat ada sebuah insiden dimana salah satu anggota Paskibra yang sedang bertugas yakni, Magdalena Julia dari SMKN 1 Komodo terlihat tidak mengenakan sepatu sebelah kiri dikarenakan terlepas secara tidak sengaja, namun tetap semangat dan percaya diri, dan berkonsentrasi penuh dengan memegang tanggung jawab sebagai pasukan 17 Paskibra di Kabupaten Mabar. Dia tetap meneruskan langkah tegap majunya sampai prosesi Bendera Merah Putih berhasil dikibarkan di halaman Kantor Bupati Manggarai Barat dengan sukses dan hikmat.

“Tadi sempat ada insiden, tadi sepatu dari kaki saya terlepas karena saya terlalu bersemangat angkat kakinya, jadi sepatu saya terlepas sendiri. Terlepasnya itu sebenarnya pada saat prosesi pengambilan baki, namun karena itu menurut saya moment sakral jadi saya coba untuk mempertahankan tetapi dalam proses langkah tegap maju dan saya rasa dengan tetap mempertahankanya ini, maka akan menganggu pergerakan saya, jadi saya melepaskannya dan terus melanjutkan langkah tegap maju. Disaat itu saya tidak pantang menyerah, tetap semangat, saya tetap berkonsentrasi untuk prosesi pengibaran bendera sampai dengan selesai,”ungkap Julia.

Perayaan HUT RI ke-77 dengan tema “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” ini tentu berkaitan dengan pandemic Covid-19 yang sangat terasa dampaknya apalagi di daerah pariwisata seperti Labuan Bajo. Dan di hari Kemerdekaan tahun ini tentu saja harapanya masyarakat Indonesia dapat bangkit dari segala keterpurukan terutama ekonomi yang memang sangat dirasakan dampaknya akibat pandemic. Sebagai kota Wisata Super Prioritas, Labuan Bajo tentu harus bangkit  apalagi dengan dukungan pemerintah yang terus menghadirkan event-event penting agar digelar di Labuan Bajo. Hal ini menunjukkan eksistensi Labuan Bajo yang semakin mendapat perhatian baik secara nasional maupun internasional. Keistimewaan ini tentunya harus  dijaga dengan memastikan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT sebagai rumah yang aman dan nyaman bagi setiap orang yang datang.

Penulis : Epy Wahab

Editor   : Ferry So'o

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar