Festival Golo Koe, Produk Wisata Baru yang Menonjolkan Kekayaan Budaya dan Spritual Masyarakat Digelar di Labuan Bajo

KBRN, Ende : Keuskupan Ruteng bekerja sama dengan Pemda Manggarai Barat, BPOLBF, dan para stake holder pariwisata menggelar Festival Golo Koe Labuan Bajo yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 15 Agustus 2022. Festival Golo Koe ini melibatkan umat Keuskupan Ruteng dari seluruh pelosok tanah Nucalale dalam kerja sama yang erat dengan komunitas lintas Agama di Manggarai. Diadakannya Festival Religi Kultural ini juga bertujuan mendorong dan menggiatkan seluruh kegiatan ekonomi kreatif masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup. Atas dasar ini motto dan karakter dasar festival ini adalah Pariwisata Holistik : Berpartisipasi, Berbudaya, dan Berkelanjutan.

Romo Ino, panitia Festival Golo Koe mengatakan Festival ini mendukung dan mendorong tiga atraksi pariwisata atau daya tarik wisata yaitu alam, budaya dan religi dan dilaksanakan di tempat terbuka. Selain kegiatan Religi juga akan dilaksanakan atraksi Budaya dan Pameran UMKM, serta kegiatan eklogis dan karikatif.

“Salah satu roh dari Festival ini adalah sinergitas kolaborasi,”ungkapnya.

Sementara ketua Umum Panitia Festival Golo Koe Yulianus Weng yang juga sebagai Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar) mengatakan dalam festival ini banyak kegiatan yang akan dilaksanakan seperti kegiatan religi, atraksi budaya dan pameran UMKM. Berbagai kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan pariwisata Labuan Bajo Flores yang berakar dan bertumbuh dalam keunikan dan kekayaan kultural dan spiritual setempat.

Festival religi kultural ini juga bermaksud untuk mendorong dan menggiatkan semua kegiatan ekonomi kreatif masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Wabup Weng juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung berlangsungnya Festival ini sekaligus menekankan bahwa Labuan Bajo siap menerima siapa saja yang datang dan Labuan Bajo aman untuk dikunjungi.

“Terima kasih yang terutama kepada seluruh panitia, luar biasa, panitia ini semangat kebersamaannya luar biasa. Terima kasih juga kepada semua stakeholder yang lain sehingga kami yakin bahwa acara ini tidak akan sukses tanpa dukungan semua pihak. Sebagai pemerintah, kami menjamin situasi Labiuan Bajo saat ini aman dan damai dan toleransi kehidupan beragamanya luar biasa dan Labuan Bajo siap untuk didatangi,”jelas Wabup Weng.

Festival Golo Koe itu berpusat di dua tempat yaitu Gua Maria Golo Koe Labuan Bajo dan Waterfront City (WFC) Marina Labuan Bajo. Direncanakan Opening ceremony berlangsung pada 8 Agustus 2022, dihadiri oleh defile utusan Paroki, Lembaga, Komunitas suku Flores, Komunitas Lintas Agama dan akan dimeriahkan oleh Ivan Nestroman Musisi asal Manggarai. Kegiatan yang berlangsung hingga tanggal 15 Agustus ini diIisi dengan acara Pekan Pameran dan Kuliner, Pekan Pentas Seni, Kegiatan Ekologis dan Karikatif, Prosesi Akbar Bunda Maria Asumpta Nusantara pada tanggal 14 Agustus2022, Misa Agung Maria Asumpta Nusantara pada 15 Agustus  2022 yang di pimpin oleh Yang Mulia Uskup Ruteng bersama ratusan imam konselebran di Waterfront City Labuan Bajo dan akan di meriahkan oleh Citra Skolastika//RRI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar