ASN Kemenag Ngada Optimis Tebarkan Kedamaian Demi Perangi Hoaks

ASN Kemenag Ngada Optimis Tebarkan Kedamaian Demi Perangi Hoaks

KBRN, Ende : Sekretariat Jenderal Kantor Kementerian Agama kabupaten Ngada menyelenggarakan Kegiatan Menangkal Hoaks dalam Upaya Meningkatkan Moderasi Beragama bertempat di Aula Kantor, pada hari Senin (27/06/2022). Adapun peserta kegiatan merupakan PNS dan PPNPN pada Kantor Kemenag kabupaten Ngada sejumlah 40 orang.

Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Ngada, Yohanes Daketi Ase, S.Fil dalam arahan pembukaan menyatakan, saat ini seluruh aktivitas Aparatur Sipil Negara khususnya yang berkaitan dengan postingan di media sosial, terekam dan tercatat secara digital sehingga ASN mesti berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

“Ada dua tipe hoaks yaitu Misinformasi dan Disinformasi. Misinformasi yaitu informasi salah namun diyakini sebagai kebenaran pihak yang menyebarkan, sedangkan disinformasi yaitu informasi salah yang sengaja disebarkan dengan tujuan tertentu,” jelas Yohanes.

Selanjutnya, narasumber yang dihadirkan adalah Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Ngada, Yohanes Nahak, S.Fil yang membawakan materi Menangkal Hoaks dalam Upaya Meningkatkan Moderasi Beragama di Kabupaten Ngada.

Menurut Yohanes Nahak, salah satu tugas PNS yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yaitu sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Dalam konteks menangkal penyebaran hoaks, ASN mesti bersikap skeptis dalam menerima berita apapun.

“Ada tiga peran yang mesti dijalankan Aparatur Sipil Negara dalam memerangi hoaks yakni memberikan edukasi kepada masyarakat (fungsi edukasi), menjadi influencer positif bagi masyarakat (fungsi fasilitator), dan menghimpun serta menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait hoaks (fungsi advokasi)” terang Yohanes Nahak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Ngada, Mikhael Dala, S.Ag., turut memberikan sharing tentang ASN Kemenag Berperan sebagai Pelopor Moderasi Beragama.

“Sebagai Aparatur Sipil Kementerian Agama, kita adalah garda terdepan untuk membina kerukunan hidup beragama di bumi Nusantara ini. Maka, jangan memilih diam tetapi marilah kita tebarkan kedamaian melalui media-media sosial sebagai upaya memerangi hoaks,” pungkas Mikhael.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar