Kontingen NTT Raih Emas Dan Perak Pada Pesparawi Nasional

Salah satu penampilan dari Paduan Suara Wanita Kabupaten Alor pada Pesparawi Nasional

KBRN, Ende: Berdasarkan pengumuman Hasil Pesparawi Nasional di Yogyakarta, Kontingen NTT berhasil membawa pulang 11 Medali emas dan satu perak, dari 12 kategori yang diikuti, pada Minggu (26/6/2022).

Hal itu merupakan pencapian yang luar biasa, mengingat perhelatan Pesparawi Nasional sebelumnya, NTT membawa pulang 9 Medali Emas. Demikian disampaikan Ketua LPPD NTT Esthon Foenay mengungkapkan rasa bangganya dan memberikan apresiasi kepada kontingen NTT yang sudah mempersembahkan yang terbaik untuk NTT.

"Memang NTT tampil tetapi ada satu karakteristik yang bedah dengan provinsi lain, hampir semua Kontingen NTT dari 9 kabupaten yang tampil masing-masing menggunakan kombinasi terpadu dengan tenun ikat, sehingga memang kelihatan penampilannya berbeda selain seni suara,"pungkas Esthon

Pada kesempatan tersebut juga, dia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten, Kementerian Agama melalui kantor wilayah Provinsi NTT maupun para donatur yang telah memberikan dukungan berupa anggaran untuk membiayai para peserta selama mengikuti lomba Pesparawi Nasional.

Adapun kategori yang dimenangkan oleh para peserta dari NTT yakni,  Kategori solo remaja putri diwakili oleh Kabupaten Sumba Tengah. Kategori solo anak 7 sampai 9 tahun dan kategori solo anak 10 sampai 13 tahun diwakili oleh Kabupaten Sumba Timur.

Kota Kupang yang mewakili kategori paduan suara dewasa campuran, paduan suara nusantara, dan pop rohani. Kategori paduan suara pria diwakili oleh Kabupaten Kupang. Kategori paduan suara pemuda remaja diwakili oleh Kabupaten TTS. Kategori paduan suara anak diwakili oleh Kabupaten Sumba Barat. Kategori solo pemuda diwakili oleh Kabupaten Sabu Raijua. Sementara paduan suara wanita diwakili Kabupaten Alor.

Dari semua kategori yang diikuti, hanya vocal group yang diwakili oleh Sumba Barat Daya yang meraih medali Perak. Untuk diketahui, Pesparawi Nasional ini diikuti oleh 29 provinsi di Indonesia dan berlangsung selama empat hari berturut-turut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar