Kemenkes RI : Transisi Pandemi ke Endemi Harus Memperhatikan Beberapa Indikator

KBRN,Ende: Setelah melakukan pemantauan selama masa transisi saat ini dan Indonesia dinyatakan aman dari pandemi Covid-19, rencananya pemerintah akan segera menghapus kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berlevel yang sudah diberlakukan sejak tahun 2021 lalu.

Demikian disampaikan, Juru Bicara Kemenkes RI, dr. Mohammad Syahril, Sp.P MPH kepada RRI dalam Lintas Ende Pagi, Jumat (27/05). Dia menyampaikan, beberapa waktu lalu, Presiden RI Joko Widodo memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker di luar ruangan sejalan dengan situasi pandemi Covid-19 yang semakin membaik.

Namun, Jokowi tetap menyarankan agar masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk tetap memakai masker. Hal ini juga diberlakukan bagi kaum lanjut usia dan masyarakat yang memiliki komorbid.

Lanjut Syahril, tujuan dari transisi pelonggaran penggunaan masker untuk menjaga situasi pandemi lebih terkontrol  dengan cara tetap menerapkan protokol kesehatan, sehingga kasus covid-19 tetap terkendali.

"Jangan sampai nanti ada lagi lonjakan kasus, kemudian angka kematian yang naik lagi dan sebagainya, karena dibeberapa negara ketika ada kelonggaran pakai masker, akhirnya terjadi lonjakan lagi, karena ada hak-hal yang tidak dipatuhi,"ujarnya

Adapun beberapa indikator pendukung agar PPKM bisa segera dihapus oleh pemerintah, yakni angka vaksinasi, lalu angka penyebaran kasus harus dibawah 1%, kemudian angka kematian dibawah 3%, dan angka ketersedian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) harus dibawah 5%.

Untuk diketahui, Indonesia sudah menerapkan pengetatan kegiatan masyarakat sejak 10 April 2020, satu bulan lebih sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pada saat itu, pengetatan kebijakan bernama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), berbeda dengan kebijakan karantina wilayah (lockdown) yang diterapkan negara lain dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Sejak saat itu, istilah PSBB terus berubah. Mulai dari PSBB transisi, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, PPKM mikro, penebalan PPKM mikro, PPKM darurat, hingga PPKM level berdasarkan asesmen wilayah.

Kini, pemerintah Indonesia telah menyatakan siap untuk menjalankan transisi dari pandemi menuju endemi seiring dengan perkembangan kasus Covid-19 di Tanah Air yang semakin terkendali.

"Tujuannya bukan penghapusan PPKM, arahya kita dari pandemi, pandemi terkendali, transisi dan masuk endemi, ini ada satu syarat-syarat dan satu perhitungan yang sudah dibuat epidemiology, jadi ada evaluasinya, berdasarkan para ahli ini diperkirakan 5-6 bulan akan stabil nanti kita usulkan untuk masuk ke endemi,"tambah jubir Kemenkes RI

Mohammad Syahril menambahkan artinya masyarakat harus terbiasa untuk hidup berdampingan bersama covid-19, selain itu dia menghimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan walaupun kasus positif covid-19 terus mengalami penurunan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar