Masyarakat Kota Ende Ingin Berselfie Dengan Presiden Jokowi

KBRN, Ende : Terkait dengan kehadiran Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Kabupaten Ende yang dijuluki sebagai Kota Pancasila pada 1 Juni mendatang, mendapat respon positif dari berbagai kalangan.

Salah satunya adalah dari Akademisi yang juga adalah Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Flores, (Yapertif), Dr. Laurentius Dominicus Gadi Djou, SE, M.Si, Akt.  

Saat dikonfirmasi diruang kerjanya belum lama berselang terkait dengan kunjungan Presiden Jokowi tersebut,  Lori Gadi Djou mengatakan, Presiden Jokowi adalah Sosok Reinkarnasi Bung Karno, untuk itu diharapkan Jokowi bisa berfoto selfie bersama warga masyarakat Kabupaten Ende. 

Dulu simbol kebanggaan, boleh disebut sebagai sesuatu yang membanggakan adalah berjabatan tangan. Diera digital dan telepon genggam pintar, jabat tangan sepertinya sudah tergeser oleh swafoto atau yang disebut sebagai selfie, dan inilah harapan masyarakat ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Ende pada 1 Juni mendatang.

"Warga masyarakat Kabupaten Ende menginginkan Bapak Presiden Jokowi bertemu dan dapat berdialog dengan mereka disela-sela kunjungan resminya untuk menghadiri Apel Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 di Lapangan Pancasila Ende," ungkap, Lori Gadi Djou.

Tiga tahun Masyarakat Kabupaten Ende, Menantikan kehadiran Sosok Presiden Joko Widodo di Bumi Pancasila. Kerinduan itu akan terobati manakala Presiden Joko Widodo menepati janjinya untuk memimpin apel memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 di Kabupaten Ende.

Kerinduan itu beralasan karena Joko Widodo adalah sosok reinkarnasi Bung Karno yang pernah hadir di tengah- tengah masyarakat Kabupaten Ende, sejak 14 Januari 1934 sampai dengan 18 Oktober 1938,

Lahirnya Pancasila sebagai Ideologi bangsa ini, tidak terlepas dengan pengasingan Bung Karno di Ende ini. Bung Karno mendapat inspirasi gagasan Pancasila dari hasil permenungannya dibawah pohon sukun di Ende, Flores Nusa Tenggara Timur.

Lori Gadi Djou mengharapkan Kehadiran Presiden Joko Widodo di Kabupaten Ende, tidak sekedar memimpin apel memperingati Hari Lahir Pancasila dan mengunjungi tempat-tempat bersejarah lainnya saja, tetapi diharapkan bisa berjabatan tangan dan berfoto selfie bersama masyarakat kabupaten Ende.

"Momen seperti ini yang diharapkan oleh semua warga masyarakat Kabupaten Ende, dan akan dikenang selama hidupnya karena Jokowi adalah tokoh dan idolanya,” ungkapnya.

Pihaknya mengharapkan kepada aparat keamanan baik Polri maupun TNI, agar tidak membatasi keinginan warga masyarakat untuk sekedar bersalaman dengan RI 1 saat melewati rute yang sudah ditentukan.

Lanjut Lori Gadi Djou, Masyarakat Kabupaten Ende diharapkan untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, selama Presiden Joko Widodo berada di Kabupaten Ende, Kota yang dijuluki sebagai Rahimnya Pancasila.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar