Info Cuaca BMKG, Wilayah NTT Periode 01 Juli 2022

KBRN, Ende: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) NTT mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai petir dan angin kencang, serta potensi kebakaran lahan pada periode 01 Juli 2022, serta menghimbau agar masyarakat tetap waspada.

Kepada RRI dalam Lintas Ende Pagi Jumat (01/07) Prakirawan BMKG NTT Nanik Tresnawati, menyampaikan informasi cuaca pada wilayah NTT antaralain, pada pagi hari perkirakan kondisi cuaca berawan hingga hujan ringan, potensi hujan sedang diwilayah Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Barat Daya. Siang hingga sore hari kondisi cuaca diperkirakan  hujan ringan hingga hujan sedang, potensi hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat diwilayah Kota Kupang, Rote, Sabu, Sumba Timur, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Sikka, Alor, Kabupaten Kupang.

Kemudian pada malam hari kondisi cuaca diperkirakan cerah berawan hingga hujan ringan, potensi sedang diwilayah Belu, TTU, TTS, Sabu, Sumba Timur, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada. Sementara itu, pada dini hari kondisi cuaca diperkirakan cerah berawan hingga hujan ringan,  potensi hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat diwilayah Belu, TTU, TTS, Kota Kupang, Rote, Sabu, Sumba Timur, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Kabupaten Kupang, Malaka.

Sementara itu, suhu udara rata-rata di sebagian wilayah NTT,  berkisar dari 20-29 derajat celsius sedangkan untuk wilayah Ruteng dan Bajawa berkisar dari 16-24 derajat celsius. Kelembapan udara di NTT rata-rata sekitar 80-95%, angin umumnya bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan rata-rata 30-40 km/jam.

BMKG mengeluarkan 2 peringatan dini, Waspada potensi hujan yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang berdurasi singkat terjadi di Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Elmabata, Alor, Belu, Malaka, TTU, TTS, Kota Kupang, Kab. Kupang, Rote, Sabu, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya. Waspada potensi kebakaran hutan dan lahan diwilayah NTT.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar