Buntut Vonis Bebas Pelaku Kekerasan Pekerja Migran Indonesia: Pemerintah Harus Moratorium Pengiriman PMI

KBRN, Ende :  Vonis bebasnya sistim peradilan Malaysia pada Ambika MA Shan, pelaku kekerasan terhadap Adelina Sau, seorang Pekerja Migran Indonesia yang disiksa dan meninggal di Malaysia sungguh-sungguh melecehkan harkat dan martabat korban dan keluarga korban serta bangsa dan negara Republik Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Gabriel Goa, Ketua Koalisi Masyarakat Pembela Adelina Sau Korban Human Trafficking (KOMPAS KORHATI) kepada pers di Jakarta, Sabtu (25/6/2022).

"Untuk itu sudah selayaknya masyarakat Indonesia mengusir Duta Besar Malaysia di Indonesia dan melakukan moratorium pengiriman Pekerja Migran Indonesia ke Malaysia, sampai nanti ada keadilan bagi Adelina Sau," tegasnya.

Walau demikian, Gabriel Goa menjelaskan peluang untuk menjerat Ambika MA Shan dan jaringan Human Trafficking di Indonesia dan Malaysia masih sangat terbuka  melalui Tindak Pidana Human Trafficking.

"Untuk itu kami memanggil masyarakat untuk mendukung perjuangan keadilan buat Adelina Sau yang telah menjadi korban pembunuhan saat bekerja di Malaysia," tegasnya.

Lebih dari pada itu menurutnya perjuangan ini juga soal harga diri bangsa dan negara Indonesia termasuk ribuan Pekerja Migran Indonesia di Malaysia dan di negara lain.

"Sudah saatnya kita berdiri tegak membela anak bangsa kita yang sedang bekerja dan mendapat kesulitan di negeri orang. Ini menjadi pelajaran bagi bangsa ini, Jangan lagi ada orang Indonesia diperlakukan tidak adil dinegeri orang," ujarnya.

Gabriel Goal mendesak Polisi Diraja Malaysia segera bekerjasama dengan Polisi Republik Indonesia memproses hukum pelaku dan aktor intelektual Human Trafficking terhadap Adelina Sau.

"Pelaku tindak pidana perdagangan orang dari Indonesia terhadap Adelina Sau sudah dihukum dan menjalani hukuman. Ada yang 6 tahun penjara, 4 tahun penjara dan 3 tahun penjara. Tapi jaringan mereka di Malaysia masih dibiarkan bebas dari jerat hukum Human Trafficking," jelasnya.

Gabrial Goa juga mendukung Presiden RI Jokowi untuk berkoordinasi dengan Perdana Menteri Malaysia untuk desak Polisi Diraja Malaysia agar segera memproses hukum Human Trafficking di Malaysia dengan menjadikan Ambika MA Shan sebagai Justice Collaborator Human Trafficking terhadap Korban Human Trafficking Adelina Sau.

"Kami juga mengajak Solidaritas Penggiat anti Human Trafficking bersama KOMPAS KORHATI melakukan Aksi Solidaritas ke Kedubes Malaysia di Jakarta dalam waktu dekat," tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar