Pertagas Raih Empat Penghargaan IQSA 2026 atas Budaya Keselamatan
- 02 Sep 2026 22:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Pertamina Gas meraup empat penghargaan dalam ajang Indonesia QHSE for Business Sustainability Awards 2026.
- Perusahaan mencatatkan 123.312.070 jam kerja selamat tanpa kecelakaan kerja hingga Juli 2026.
- Pertagas terus memperkuat budaya keselamatan kerja secara berkelanjutan di seluruh wilayah operasional perusahaan.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Pertamina Gas meraup empat penghargaan dalam ajang Indonesia QHSE for Business Sustainability Awards (IQSA) 2026. Subholding gas tersebut mencatatkan 123.312.070 jam kerja selamat tanpa kecelakaan kerja hingga Juli 2026.
PT Pertamina Gas melaporkan raihan prestasi keselamatan industri tersebut pada hari Rabu, 2 September 2026. Ajang apresiasi korporasi itu menilai keberhasilan penerapan budaya keselamatan serta inovasi sistem digital perusahaan.
Pertagas meraih penghargaan The Best Safety Culture and Sustainability 2026 dalam ajang bergengsi tersebut. Perusahaan ini juga memboyong predikat The Best QHSE Digital Innovation 2026 atas transformasi operasionalnya.
Direktur Keuangan dan Dukungan Bisnis Pertagas Arifin Ahmad mewakili penyerahan penghargaan pimpinan perusahaan tersebut. Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring dianugerahi penghargaan The Best CEO for Corporate QHSE Excellence 2026.
"Pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh Perwira Pertagas yang konsisten mengimplementasikan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Lingkungan kerja yang aman dan sehat akan berdampak langsung pada produktivitas pekerja, sekaligus menjadi bagian dari strategi manajemen risiko jangka panjang bagi keberlangsungan operasional perusahaan," ujar Arifin.
Vice President (VP) HSSE Pertagas Rotua Elyzabeth menerima penghargaan The Best QHSE Leadership 2026 secara langsung. Acara penganugerahan apresiasi kepemimpinan tersebut diselenggarakan pada hari Kamis, 28 Agustus 2026 di Jakarta.
"Keselamatan dalam bekerja bukan sekadar himbauan atau capaian teknis yang bersifat sementara. Keselamatan harus menjadi budaya dan kebiasaan yang terus terjaga lintas generasi pekerja, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, baik oleh individu maupun lingkungan kerja secara luas. Kami di Pertagas berkomitmen untuk terus memperkuat budaya keselamatan berkelanjutan di seluruh wilayah operasi," ujar Rotua.
Pertagas terus memperkuat keterlibatan seluruh pekerja demi menjaga standar keselamatan operasional di wilayah kerja. Penerapan standar keselamatan kerja tersebut mendukung penciptaan nilai tambah dalam menjaga ketahanan energi Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....