FOKUS: #VAKSIN COVID-19

SMI: Negara Kaya Borong Vaksin, Harga Naik

KBRN, Jakarta: Negara-negara kaya berlomba-lomba untuk mendapatkan vaksin Covid 19. Hal itu memicu kenaikan harga vaksin virus berbahaya tersebut.

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati (SMI) bahkan mengatakan, perilaku memborong vaksin Covid-19 juga dilakukan oleh orang-orang kaya.

"Sekarang kita lihat sudah mulai terjadi kenaikan harga vaksin. Karena negara kaya dan orang-orang kaya memborong vaksin," ungkap dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (27/1/2021).

Ditekankan SMI, Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengingatkan hal ini. Makanya, Indonesia juga harus mencermati kondisi itu, mengingat besarnya kebutuhan vaksin untuk program vaksinasi gratis.

"Ini sesuatu yang oleh WHO sudah diperingatkan bahwa vaksinasi Covid 19 ini bisa menjadi tragedi moral dunia," ujar SMI.

Sebagaimana diketahui, pemerintah sudah menjamin seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan vaksinasi gratis tanpa pengecualian. 

Sampai saat ini, jumlahnya diperkirakan sebanyak 181 juta orang untuk mencapai perhitungan herd immunity. Mereka yang akan mendapatkan vaksinasi adalah golongan usia 15-59 tahun, dan tidak memiliki penyakit komorbid. Jumlah vaksin yang dibutuhkan, mencapai 426.8 juta dosis.

"Untuk keperluan vaksinasi pemerintah sudah mengamankan 633 juta dosis vaksin dari berbagai sumber. Alokasi anggaran yang kami sediakan berdasarkan estimasi harganya sebesar Rp73.3 triliun. Kita masih terus mengikuti dinamikanya," tandas SMI.

Lebih lanjut SMI juga menyampaikan, bahwa pelaksanaan vaksinasi dan pengadaan vaksin ini diawasi ketat oleh KPK maupun BPK.

"Sehingga teman-teman di Biofarma maupun Kementerian Kesehatan merasa tenang dalam menjalankan tugasnya," pungkas SMI.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00