APBN Bergantung pada Hutang, Pemerintah Sebaiknya Hemat

KBRN, Jakarta: Politikus Partai Demokrat Herman Khaeron mengkritisi soal Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang bergantung pada hutang seiring menurunnya pendapatan negara dari penerimaan pajak dan pendapatan lainnya.

"Sebaiknya Pemerintah berhemat, menurunkan jumlah belanja negara, dan alokasikan anggaran fokus pada Penanganan Covid 19 dan Social Safety Net," kata Herman di akun Twitternya @akang_hero yang dilihat rri.co.id, Minggu (24/1/2021).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan dari sisi penerimaan pajak sampai dengan tanggal 23 Desember 2020 sebesar Rp 1.019,56 triliun setara 85.05% dari target Rp 1.198,8 triliun.

Sri Mulyani juga mengatakan penerunan penerimaan pajak di tahun 2020 ini tidak terlepas dari peran pajak sebagai regulerend. Dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2020, pemerintah menganggarkan insentif pajak sebesar Rp 120,61 triliun. (Foto: Twitter Herman Khaeron)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00