Hasil Tangkapan Ikan Menurun

KBRN,Palangka Raya: Musim hujan saat ini dipengaruhi lanina berdampak buruk bagi hasil tangkapan nelayan pesisir, dan nelayan tangkap Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

"Memang kondisi saat ini dampaknya berpengaruh pada hasil tangkapan nelayan. Meski pasokan ikan lokal di Kota Palangka Raya saat ini dapat tercukupi dengan hasil bubidaya ikan darat," kata Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Ray Indriati Ritha Dewi, Sabtu (16/1/21).

Konsumsi ikan sungai dan laut, kata dia, untuk Kota Palangka Raya cukup besar saat ini.

”Iya, meski kondisi tangkapan nelayan tangkap menurun. Namun, tidak berpengaruh terhadap konsumsi ikan masyarakat," kata Indriati.

Petani budidaya ikan darat Supriyadi mengatakan, musim hujan saat ini kondisi air menjadi asam. Poduktivitas ikan bagi para pembudidaya ikan lokal juga berdampak.

”Iya, sangat berpengaruh terhadap kondisi ikan akibat keasamaan air meski dapat diatasi," kata Supriyadi.

Berdasarkan informasi diperoleh RRI, setiap tahunnya, angka konsumsi ikan menunjukan tren positif.

Pada tahun 2017 angka konsumsi ikan sebesar 47.63 perkapita per tahunnya, di atas konsumsi ikan nasional sebesar 47.12 per kapita per tahu.

Pada tahun 2018, mengalami kenaikan menjadi 48.19 perkapita per tahun hal ini.

Itu, berlanjut hingga tahun ini, yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan konsumsi masyarakat di Kalteng.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00