FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Persiapan Natal dan Tahun Baru AP II

KBRN, Jakarta: Kelancaran Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020/2021 di 19 bandara telah dipersiapkan PT Angkasa Pura II (Persero).

Presiden Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, perseroan bersama stakeholder akan memastikan penerbangan berjalan lancar di seluruh bandara.

“Kami berkoordinasi erat dengan maskapai dalam mengantisipasi kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru. PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara memastikan tiga hal bagi maskapai untuk mengantisipasi apabila ada kebutuhan tambahan saat angkutan Nataru," kata Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulis diterima RRI, Rabu (2/12/2020).

Tiga hal itu, lanjut dia, adalah memastikan ketersediaan slot time penerbangan bagi maskapai.

"Memastikan maskapai mendapat alokasi penerbangan tambahan (extra flight), dan memastikan adanya perpanjangan jam operasional di bandara AP II jika diperlukan,” kata Muhammad.

Adapun tiga hal tersebut merupakan rangkaian guna mengakomodir apabila ada kebutuhan tambahan penerbangan pada periode angkutan Nataru. 

Slot time, extra flight dan perpanjangan jam operasional bandara dapat mengakomodir kebutuhan saat Angkutan Nataru.

Perpanjangan jam operasional bandara juga dapat membagi penerbangan agar tidak terkonsentrasi di jam-jam tertentu sehingga physical distancing di bandara tetap terjaga,” jelas Awaluddin.

Monitoring lalu lintas penerbangan, dan kesiapsiagaan di bandara PT Angkasa Pura II sejalan dengan Natal dan Tahun Baru ini dilakukan, pada (18/12/2020) hingga (4/1/2021). 

Sejalan dengan hal ini, kata Dia, Posko Nataru diaktifkan di 19 bandara guna meningkatkan 3C (Coordination, Communication, Collaboration) di antara para stakeholder bandara antara lain AP II selaku operator bandara, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes), maskapai, TNI/Polri juga berada di dalam koordinasi Satgas Udara Percepatan Penanganan COVID-19. 

Seiring dengan masa Angkutan Nataru 2020/2021, PT Angkasa Pura II juga fokus memastikan kesiapan, dan kesigapan sumber daya manusia (people), prosedur dan protokol di bandara (process) dan fasilitas utama serta pendukung (facilities).

“Dari aspek People, PT Angkasa Pura II memastikan kecukupan personel operasional dan pelayanan guna memastikan penerapan aspek Process seperti protokol kesehatan dan prosedur operasional penerbangan,” kata Awaluddin.

Menurutnya, kesiapan aspek Facilities dilakukan PT Angkasa Pura II dengan memastikan infrastruktur utama seperti runway, apron, taxiway, rambu-rambu di sisi udara, dan lainnya.

Itu, dapat mendukung penerbangan secara maksimal. Infrastruktur pendukung juga dipastikan siap, seperti jaringan data, berbagai fasilitas lain di terminal penumpang pesawat.

PT Angkasa Pura II saat ini mengelola 19 bandara, yaitu Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Husein Sastranegara (Bandung), Kertajati (Majalengka), Kualanamu (Deli Serang), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang).

Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkalpinang), Silangit, Banyuwangi, Tjilik Riwut (Palangkaraya), Radin Inten II (Lampung), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), dan HAS Hanandjoeddin (Belitung).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00