Realisasi Bantuan Sosial Tunai Capai 82 Persen

KBRN, Jakarta: Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial mengupayakan bantuan sosial di tengah pandemi virus corona (covid-19) salah satunya adalah Bantuan Sosial Tunai untuk 9 juta masyarakat tidak mampu di 33 Provinsi di Indonesia.

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos, Asep Sasa Purnama menjelaskan, realisasi bantuan sosial tunai telah mencapai 82 persen secara nasional. 

"Kami berterima kasih kepada semua Bupati, Walikota, Gubernur, Camat, Kepala Desa, Lurah, kemudian aparat, yang bahu membahu menyalurkan bantuan, sehingga apa yang sebelumnya kita  perkirakan sebagai tantangan luar biasa, pada akhirnya bisa kita laksanakan dengan baik," ujar Asep seperti dikutip laman resmi Covid19.go.id, Selasa (27/10/2020). 

Bantuan Sosial Tunai tersebut telah dilakukan dalam 2 gelombang, sejak bulan April hingga Desember 2020. Gelombang pertama (April-Juni) penerima manfaat mendapatkan Rp600 ribu per KK per bulan.

Kemudian pada gelombang kedua yang berlangsung dari Juli-Desember telah disesuaikan menjadi Rp300 ribu per KK per bulan.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa Bantuan Sosial Tunai tidak hanya berdampak sosial semata-mata bagi keluarga penerima manfaat, tapi juga berdampak ekonomi yang lebih besar lagi. 

Dengan adanya bantuan tersebut, terjadi sirkulasi uang secara nasional dengan jumlah Rp32.4 Triliun atau sekitar Rp2 Triliun tiap bulannya.

Pada sisi penyaluran, PT. Pos selaku mitra Kemensos memanfaatkan 4.500 cabang kantor pos di seluruh Indonesia sebagai titik pengambilan Bantuan Sosial Tunai tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menyatakan, pihaknya telah menyalurkan bantuan sosial tunai ini ke 83.447 desa yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Alhamdulilah dengan jumlah yang masif tersebut kita telah sampai pada tahap ke-6, tercapai 96.79 persen dana yang kita salurkan Rp21.5 Triliun. Sisanya karena ada yang sudah meninggal maupun pindah alamat, itu kita kembalikan ke Kemensos dan diganti dengan data baru, yang akan diberikan di periode berikutnya," ungkap Faizal. 

PT. Pos Indonesia pun optimis, realisasi penyaluran Bantuan Sosial Tunai ke 9 juta keluarga penerima manfaat ini akan selesai pada minggu pertama bulan Desember 2020. 

Hingga tahap ke-6 bulan September lalu, PT. Pos telah menjangkau 8.6 juta keluarga penerima manfaat di seluruh wilayah di Indonesia, termasuk ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) yang terkenal sulit untuk disentuh akibat keterbatasan sarana transportasi dan cuaca untuk menuju ke sana.

Sumber foto: Covid19.go.id

(Foto: Istimewa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00