Bawang Merah dan Ayam Potong Mulai Mengkhawatirkan

Pedagang menyiapkan ayam potong untuk pembeli di salah satu peternakan ayam (Ant/Rivan Awal Lingga)

KBRN, Palangka Raya: Harga kebutuhan sembilan bahan pokok di Palangka Raya kembali merangkak naik, kali ini yang paling dirasakan masyarakat adalah harga ayam potong dan bawang.

Warga Palangka Raya, Amirudin, mengungkapkan, kenaikan mencapai lima persen.

Kenaikan sejumlah bahan pokok dinilai menambah beban masyarakat, mengingat saat ini sebagian besar masih terdampak Covid-19 yang tak kunjung reda.

Pedagang Bawang Merah

“Saya minta Pemerintah, segera mengambil kebijakan terhadap gejolak yang dirasakan masyarakat saat ini, seperti mengelar pasar penyeimbang dan pasar murah di lima kecamatan. Sebab harga sembako diperkirakan terus merangkak naik seiring banyaknya acara di bulan rabiul awal, baik pernikahan dan kegiatan keagamaan, yang memungkinkan permintaan lebih tinggi dibanding stok di sejumlah pasar tradisional,” kata Amir kepada RRI di Palangka Raya, Sabtu (17/10/2020).

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Kota Palangka Raya, Rawang, membenarkan adanya kenaikan bahan pokok di pasar tradisional.

Dan yang paling terasa kenaikannya oleh masyarakat adalah harga daging ayam segar.

“Padahal sebelumnya Rp29 ribu per kilo, kali ini sudah tembus Rp35 ribu Begitu juga dengan bawang merah, sebelumnya Rp30 ribu, kini sudah naik menjadi Rp35 ribu per kilogram,” kata Rawang.

Untuk menyeimbangkan harga, langkah yang ditempuh Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar patroli ke sejumlah pasar dan memastikan distribusi barang lancar.

Karena pemerintah beranggapan pedagang memainkan hukum pasar, saat adanya banyak permintaan otomatis harga menjulang tinggi.

Namun saat permintaan menurun ditambah stok melimpah, harga menjadi anjlok. Saat itulah biasanya pedagang akan obral harga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00