Produk UMKM Jatinangor Terkendala Pemasaran

Pembina Yayasan Incu Buyut Peduli Djatinangor (Ibu Djati), Den Ato saat menyampaikan kendala pemasaran yang dialami UMKM Jatinangor (Dok. RRI)

KBRN, Sumedang: Pembina Yayasan Incu Buyut Peduli Djatinangor (Ibu Djati), Den Ato mengatakan, pemasaran masih jadi kendala bagi para pelaku UMKM di Jatinangor. 

"Kendati demikian, kami terus berupaya mencari solusi agar pemasaran UMKM tidak lagi menjadi kendala," katanya usai mengikuti peresmian Galeri UMKM di Saung Budaya Sumedang (Sabusu), Jatinangor, Sumedang, Jumat (25/9/2020). . 

Lebih dari itu, sambung Den Ato, setelah dilaksanakan peresmian galeri UMKM di Jatinangor oleh Bupati dan Wabup Sumedang, ke depan Yayasan Ibu Djati akan mewujudkan galeri wisata guna mendukung program Sumedang menuju Kabupaten Pariwisata. 

Sebelumnya, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan, bahwa Kecamatan Jatinangor merupakan etalase Kabupaten Sumedang. Sebab itu, dia berharap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada Jatinangor dapat mendukung upaya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam memperbaiki produk-produknya mulai dari higienis makanan, kemasan, hingga pengolahannya.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir

"UMKM merupakan salah satu barometer perekonomian, sehingga pemberdayaan UMKM merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan perekonomian. Di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, tak hanya menimbulkan masalah kesehatan dan sosial, namun juga mengakibatkan masalah ekonomi," ujar Bupati seusai meresmikan Galeri UMKM di Saung Budaya Sumedang (Sabusu), Jatinangor, Sumedang, Jumat (25/9/2020). 

Untuk itu, terang Bupati, diperlukan dukungan untuk menunjang usaha dari UMKM dengan memberikan sosialisasi, pendampingan bahkan pembinaan dalam memenuhi ketentuan dan legalitas produknya. 

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Erwan Setiawan mengatakan, UMKM dinilai dapat membantu mengurangi jumlah pengangguran. 

"Kiprah UMKM tak hanya sebagai wadah untuk mempromosikan dan memasarkan produk saja namun, harus dapat mengoptimalkan potensi guna menggeliatkan perekonomian khususnya bagi pelaku UMKM," katanya. 

Wabup juga mengapresiasi positif kiprah para pelaku UMKM yang mampu menyerap tenaga kerja, bahkan paling kuat kiprahnya kendati di tengah pandemi Covid-19. 

"Kami berharap SDM dan profesionalitas pelaku UMKM terus ditingkatkan. Jangan terlalu mengharapkan bantuan dari pemerintah, kendati Pemkab Sumedang akan selalu hadir dalam memberikan dukungan bagi pelaku UMKM untuk terus kerkarya," kata Wabup. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00