Pedagang Bendera Keluhkan Penurunan Omzet

KBRN, Aceh Utara: Pedagang bendera musiman dan pernak-pernik menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-75, mengeluhkan penurunan omzet. Diduga penurunan itu akibat pandemi Covid-19. Sebab tahun sebelumnya pada periode yang sama, bendera terjual ratusan lembar setiap harinya.

Salah seorang pedagang musiman di depan terminal Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Bidin Darsana mengaku dirinya bersama sejumlah pedagang musiman lain yang sama-sama berasal dari Bandung, Jawa Barat telah menjual atribut dan pernak-pernik di sejumlah daerah di Aceh sejak 1 Agustus lalu.

“Selama 10 hari berjualan di depan Terminal Lhoksukon, bendera dan umbul-umbul yang terjual tidak menentu, kemungkinan kondisi pandemi Covid-19 termasuk masih bagus bendera dan Umbul-umbul yang dibeli pada tahun lalu,” kata Senin (10/8/2020).

Disebutkan, untuk harga bendera dijualnya bervariasi, mulai dari yang kecil Rp5 ribu hingga Rp50 ribu, begitu juga dengan umbul-umbul dari Rp100 ribu hingga Rp350 ribu menurut ukuran dan panjang, sedangkan bendera dan umbul-umbul yang di jual di sejumlah kabupaten kota di Aceh, rata-rata berasal dari Bandung.

“Dari pengalaman tahun lalu, bendera atau pernak pernik untuk memeriahkan hari ulang tahun Kemerdekaan RI akan mengalami peningkatan pembeli dua hari sebelum hari H, jika bendera ini dan umbul-umbul tidak laku kita akan kembalikan,” terangnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00