Gaji ke-13 Cair, HIPMI: Bisa Gerakkan Ekonomi

Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali, Agus Pande Permana Widura. (KBRN)

KBRN, Denpasar: Gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri, Pegawai Non PNS serta penerima pensiun atau tunjangan direncanakan cair mulai, Senin (10/8/2020).

Anggaran yang dialokasikan untuk pembayaran gaji ke-13 sebesar Rp28,5 triliun. Serupa dengan Tunjangan Hari Raya (THR), gaji ke-13 kali ini hanya ditujukan bagi golongan 3 kebawah. Besarannya pun sama, yaitu meliputi gaji pokok, ditambah tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan/umum.

Pemberian gaji ke-13 yang mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2020 itu sebagai strategi merangsang pergerakan perekonomian yang melambat akibat pandemi COVID-19.

Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali, Agus Pande Permana Widura yakin, gaji ke-13 membantu menggeliatkan ekonomi dalam negeri.

"Menurut saya gaji ke-13 itu, salah satu sebagai penggerak ekonomi kedepannya," katanya kepada RRI di Denpasar, Senin (10/8/2020).

Agus Pande meminta gaji ke-13 yang diterima PNS, TNI, Polri, Pegawai Non PNS serta pensiunan dipergunakan secara tepat sasaran. Salah satunya dengan mengalokasikan gaji ke-13 itu untuk berbelanja produk dari pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Nah UMKM jika ada dorongan dari gaji ke-13 yang akhirnya bisa menggerakkan retail, itu bisa mengakibatkan pergerakan ekonomi secara internal di Indonesia," ujarnya.

Ia pun mengimbau, gaji ke-13 ini tidak ditabung. Selain itu, gaji ke-13 juga diharapkan tidak digunakan untuk plesiran ke luar negeri.

Karena jika ditabung atau dipergunakan bepergian ke luar negeri, gaji ke-13 tidak akan mampu menjadi stimulus perekonomian Tanah Air.

"Kalau seandainya uang itu bisa berputar secara baik di Indonesia, maka perekonomian di Indonesia akan bisa naik secara bagus. Namun apabila dari gaji ke-13 sebagai stimulus dari pemerintah itu digunakan keluar Indonesia, malah merugikan," pungkas mantan Ketua DPD REI Bali tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00