Sofyan Djalil Minta Pelanggar Tata Ruang Ditindak

Sofyan Djalil. (Foto: dok Kementerian ATR/BPN)

KBRN, Jakarta: Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil berpesan kepada jajarannya untuk tidak segan memberikan tindakan kepada siapa saja yang melakukan pelanggaran tata ruang. Sebab pelanggaran terhadap tata ruang dapat berdampak pada bencana banjir, maupun longsor.

Pesan itu disampaikan Sofyan Djalil kepada Budi Situmorang yang baru dilantik sebagai Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN.

“Contoh lokasi puncak serta banjir Jakarta yang sering terjadi pada musim hujan. Oleh sebab itu, Kita ke depan akan lebih banyak lagi melakukan penindakan pada pelanggaran-pelanggaran tata ruang, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat," pesan Sofyan Djalil, Senin (13/7/2020).

Lebih lanjut, Sofyan Djalil mengatakan bahwa penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar dapat disegerakan karena ini merupakan aspek penting dalam investasi. Sebab jika Undang-Undang Cipta Kerja telah tuntas, maka tuntutan investasi akan melihat aspek tata ruangnya. 

“Pengalaman kita, proses perencanaan, approvalmdan penggunaan terhadap RTRW itu melibatkan Kepala Daerah. Untuk itu, kita perlu membentuk komisi tata ruang dengan melibatkan semua stakeholder supaya tata ruang lebih partisipatif," kata Sofyan.

Dalam kesempatan itu, Sofyan Djalil melantik 10 (sepuluh) orang Pejabat Pimpinan Tinggi Madya. Ia berpesan agar setiap Pejabat Pimpinan Tinggi Madya selalu bekerja keras serta kreatif. 

“Kantor kita sudah lebih baik namun kita perlu bekerja lebih keras lagi. Harapan saya, kantor kita ini menjadi salah satu kantor model di Indonesia," ujar Sofyan Djalil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00