Suket Bebas Corona Tak Pengaruhi Harga Sembako

Pedagang sembako dan kebutuhan sehari-hari di salah satu pasar Kota Palangka Raya (Dok. Istimewa)

KBRN, Palangka Raya: Masa pandemi Covid-19 ini, masyarakat pedagang diminta tidak mempermainakn harga sembako.

Sebab, kondisi sekarang adalah dimana semuanya saling memerlukan bantuan satu sama lain.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Rawang Jumat (3/07/20) kepada RRI menyatakan, saat ini kondisi stok kebutuhan pangan di Kota Palangka Raya telah mencukupi.

Bila ada yang mengatakan kurang, hal tersebut dinilai hanya permainan semata. 

"Jangan jadikan surat keterangan sehat bebas Covid-19 sebagai dampak kenaikan harga bahan pokok di sejumlah Pasar di Palangka Raya. Karena surat keterangan sehat tersebut telah menjadi aturan sejak awal merebaknya wabah pandemi Covid-19 ini," kata Rawang.

Menyikapi naik turunnya harga ayam potong, Rawang menyatakan agar kondisi saat ini jangan dijadikan alasan naiknya harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.

”Kondisi stok barang di Palangka Raya sudah cukup. Hanya kerap terjadi permainan pasar.” ujarnya.

Lebih lanjut Rawang menambahkan, kondisi sembako di sejumlah pasar acuan seperti Pasar Besar dan Kahayan, kenaikan harga masih cenderung trabil.

Apabila ada kenaikan semisal untuk bumbu dapur seperti cabai, hal tersebut dianggap masih di bawah standar harga yang telah ditetapkan.

"Masyarakat diminta tidak perlu khawatir dengan kondisi saat ini. Diharapkan perekonomian dapat tetap berjalan meski dalam masa pandemi Covid-19," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00