Rupiah Melemah Rp14.522, Ini Penyebabnya

KBRN, Jakarta: Aliran modal asing kembali keluar di akhir Juni 2020, dan itu diduga menjadi penyebab melemahnya rupiah hari ini di angka Rp14.522 per U$D. Laporan Bank Indonesia menunjukkan data transaksi 29 Juni-2 Juli 2020 bahwa aliran modal asing keluar sebesar Rp7.81 triliun.

Itu, terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp6.13 triliun, dan dari pasar saham sebesar Rp1.68 triliun.

"Sehingga, berdasarkan data setelmen dari bulan Januari hingga Juni 2020, total aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan sebesar Rp144.22 triliun," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko, Jumat (03/7/2020).

Aliran keluar modal asing menyebabkan nilai tukar rupiah tertekan dalam sepekan terakhir. Sampai penutupan perdagangan akhir pekan ini, nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahannya.

Bahkan, posisi rupiah berada di level Rp14.522 per U$D. Rupiah melemah 145 poin, atau 1.01 persen.

Sementara itu, tingkat imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun meningkat dari 7.18 persen, pada pekan lalu, dan menjadi 7.19 persen pada pekan terakhir Juni 2020. Itu ikut memengaruhi aliran keluar masuk modal asing di pasar keuangan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00