Proyeksi Ekonomi Lampung Melambat Tahun 2020

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) BI Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan saat Zoom Meeting pada acara Lampung Economic Update, Kamis(02/07/20).

KBRN, Bandarlampung: Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) BI Provinsi Lampung memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Lampung pada keseluruhan tahun 2020 melambat akibat adanya pandemi Covid-19 dan menurunnya kinerja tiga lapangan usaha utama.

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) BI Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan, Kamis (02/07/20), mengatakan, pihaknya memprediksi perekonomian Lampung dikeseluruhan tahun 2020 mengalami perlambatan sejalan dengan dampak pandemi Covid-19.

"Permintaan domestik, konsumsi diperkirakan tumbuh melambat terutama dipengaruhi oleh penurunan pendapatan masyarakat dan keyakinan konsumen, investasi juga diperkirakan melambat disebabkan oleh melemahnya permintaan domestik, ekspor serta perilaku wait and see dari dunia usaha terkait dengan perkembangan Covid-19 dan pelaksanaan Pilkada serentak pada akhir 2020," kata Budiharto Setyawan.

Sementara itu ekspor diperkirakan menurun pada tahun 2020 akibat melambatnya permintaan negara mitra dagang utama dan rendahnya harga komoditas, impor juga diperkirakan mengalami penurunan dipengaruhi oleh prospek penurunan ekspor dan lemahnya investasi.

Dari sisi lapangan usaha, perlambatan ekonomi provinsi Lampung tahun 2020 dipengaruhi penurunan kinerja lapangan usaha utama, kinerja lapangan usaha pertanian melambat antara lain disebabkan oleh pergeseran musim yang mempengaruhi aktivitas produksi pertanian.

Sementara itu pertumbuhan lapangan usaha industri pengolahan diperkirakan menurun akibat pelemahan konsumsi domestik dan turunnya harga komoditas khususnya yang berorientasi ekspor seperti karet, kopi dan lada.

"Lapangan usaha perdagangan juga diperkirakan menurun dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, proyeksi penurunan volume perdagangan dunia yang diperkirakan masih akan terjadi di sepanjang tahun 2020 berpotensi menahan kinerja lapangan usaha perdagangan," ujar Budiharto Setyawan.

Selain ketiga lapangan usaha utama tersebut lanjut Budiharto, perekonomian Lampung juga masih di dominasi oleh lapangan usaha konstruksi yang diperkirakan tumbuh positif meskipun lebih rendah dibandingkan tahun 2019.

Positifnya proyeksi pertumbuhan lapangan usaha ini adalah didasari oleh masih berlangsungnya pembangunan beberapa proyek strategis nasional yang ada di Lampung seperti Bendungan Way Sekampung dan Marga Tiga, flyover Rajabasa serta pembangunan drainase dan embung di beberapa kabupaten.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00