Tatanan Kehidupan Baru, Harapan Para Pedagang Kecil

KBRN, Bengkulu: Pandemi Covid-19 berdampak besar pada segala sektor, termasuk para pedagang di Pasar Tradisional Modern (PTM) Kota Bengkulu.

Ada sekitar 300 pedagang yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan pakaian dan sayur-sayuran di PTM. Tetapi karena wabah Covid-19, membuat mereka kesulitan berdagang. Apalagi pembelinya juga sepi sekali.

Salah seorang pedagang PTM, Irma menyampaikan, darurat wabah Covid-19 sangat berdampak pada aktivitas jual-beli terlebih saat Ramadhan kemarin. Padahal biasanya Ramadhan adalah momen yang ditunggu-tunggu untuk mengais rezeki.

“Biasanya puasa kami panen. Tapi gara-gara Corona tahun ini sulit, apalagi pasar sempat ditutup juga untuk menghindari penyebaran Covid-19. Harapan kami juga pembatasan jalur masuk segera dibuka, agar proses pengiriman barang juga lancar,” ujar Irma, Rabu (3/6/2020).

BACA JUGA: Pedagang Positif Covid-19, 3 Pasar Ditutup Sementara

Sementara itu Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang memantau aktivitas jual beli menuju tatanan kehidupan baru di Bengkulu, sekaligus menampung aspirasi pedagang memberikan motivasi agar pedagang tetap semangat dan yakin perekonomian akan segera normal kembali.

Pedagang Pasar Tradisional Modern di Bengkulu yang sangat berharap Tatanan kehidupan baru segera diterapkan (Roki EP/KBRN)

“Tetap semangat berdagang ya, tapi ingat, tetap patuhi protokol kesehatan. Cuci tangan, pakai masker, jaga jarak. Kita yakin ekonomi akan segera pulih dan normal kembali,” ungkap Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Rohidin juga membagikan masker kepada para pedagang dan mengingatkan betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan untuk memerangi Covid-19 agar Bengkulu segera normal kembali.

"Dipakai selalu ya maskernya, agar terhindar dari virus Corona," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00