Terminal Perbatasan Tiga Negara Belum Beroperasi

KBRN, Kubu Raya: Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat hingga sekarang belum beroperasi. Biasanya, ALBN Sungai Ambawang melayani penumpang bus antar negara. Saat ini, masih tutup karena masih menunggu konfirmasi tiga negara yaitu, Kalimantan Barat (Indonesia), Kuching (Malaysia) dan Brunai Darussalam.

Sementara, aktivitas di terminal ALBN Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya hanya melayani bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Khususnya, rute Sintang dan Nanga Pinoh.

Data Satuan Pelaksana (Korsatpel) Terminal ALBN Sungai Ambawang, Kalimantan Barat mencatat, sebelum adanya pandemi Covid-19 rata-rata keberangkatan 10 bus per hari. Sedangkan kini, hanya dua bus per hari dengan rata-rata hanya 30 penumpang setiap bus. Bahkan, itu juga dibagi dua jurusan, yaitu Nanga Pinoh dan Sintang sesuai standar protokol Covid-19.

“Kami hanya melakukan Posko Satgas Covid-19 gabungan sekaligus pengawasan mudik memang. Tapi yang diawasi sudah sadar sendiri dengan menurunnya animo masyarakat melakukan perjalanan dari rata-rata kedatangan dan keberangkatan per hari," ungkap Koordinator Satuan Pelaksana (Korsatpel) Terminal ALBN Sungai Ambawang, Kalbar, Kristianto kepada RRI, Kamis (28/5/2020).

Ratusan penumpang, kata dia, bahkan di angka 600-700 orang per hari memang menjadi aktivitas sehari hari di ALBN Sungai Ambawang.

"Sekarang tinggal 20, 30 atau katakan 50 orang per hari. Itu kan sudah merupakan penurunan yang sangat drastis," katanya.

Kristianto juga menjelaskan, ALBN Sungai Ambawang juga melayani cek poin para calon penumpang. Tentunya, sesuai protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

(Foto: Dok.RRI Kalbar/Hermanta)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00