Oleh-Oleh Kubar Terpuruk Akibat Pandemi

KBRN, Sendawar: Pendapatan Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) merosot jauh akibat wabah Virus Corona atau COVID-19 jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Salah sataunya, seperti dialami Rismawati, Owner “Siluq Kubar” atau pelaku bisnis oleh-oleh khas Daerah yang terletak di Kampung Melak Ulu, Kecamatan Melak.

Pebisnis muda itu mengaku, pesanan jelang Hari Raya Idul Fitri  tahun ini sangat sepi. Padahal jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, hari raya lebaran merupakan salah satu momen yang dinanti untuk menambah pundi-pundi penghasilan, karena banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Kutai Barat.

Pernak Pernik Khas Kubar Hasil Pengrajin Lokal

“Jauh banget, karena biasanya kan di minggu-minggu terakhir bulan puasa kayak gini panennya kita yang toko oleh-oleh gini, karena lagi rame-ramenya kunjungan wisatakan. Nah, kalau sekarang ini prioritas aku itu, ibaratnya berjualan bukan untuk mencari untung, tapi berjualan untuk menutupi biaya oprasional aja. Jadi sekarang itu kita sudah engak cari profit, tapi bagaimana biaya oprasional kita bisa tertutupi, itu sudah alhamdulillah banget,” katanya kepada RRI, Sabtu (23/5/2020)

Bahkan saat ini, lanjut Risma karyawannya sudah diistrahatkan sementara waktu, mengingat penghasilan dari usahanya tersebut turun drastis hingga 90 persen, sejak dua bulan terakhir, pasca mewabahnya COVID-19 di Kubar pada bulan April 2020 lalu.

Selanjutnya : Bisnis Oleh-Oleh di Kubar Terpuruk Akibat Pandemi COVID-19

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00