Pasar Fisik Emas Digital, Investasi Menjanjikan

Investasi Emas (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta :  Di tengah masih melemahnya perdagangan global, Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terus berupaya meningkatkan sektor perdagangan guna menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Salah sektor sektor perdagangan yang dikembangkan Bappebti adalah Pasar Fisik Emas Emas Digital di Bursa Berjangka.

 “Pasar fisik emas digital di Bursa Berjangka adalah pasar fisik emas teroganisir yang menggunakan sarana elektronik dan difasilitasi oleh Bursa Berjangka atau sarana elektronik yang dimiliki oleh pedagang fisik emas digital. Catatan kepemilikan emas tersebut dilakukan secara digital,” jelas Kepala Bappebti Tjahya Widayanti di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Prinsip penyelenggaraan pasar fisik emas digital adalah suatu kegiatan jual beli emas di pasar yang dilakukan secara elektronik, sebagai sarana investasi dengan jual beli emas melalui sistem elektronik dengan tempo tunda serah, melindungi masyarakat dari tindakan yang merugikan atau penipuan, dan menghindari transaksi yang diharamkan atau melanggar hukum.

Menurut Tjahya, saat ini, berbagai penyempurnaan dan relaksasi kebijakan terus dilakukan Bappebti untuk memberikan stimulus pada penyelenggaraan pasar fisik emas digital. Salah satunya dengan diterbitkannya Peraturan Bappebti Nomor 13 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Bappebti Nomor 4 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka yang menitikberatkan pada upaya mendukung perkembangan perdagangan emas digital.

“Beberapa hal yang diatur dalam peraturan tersebut diantaranya terkait persyaratan Lembaga Kliring sebagai pencatat kepemilikan emas, pengaturan saldo, depository, mekanisme transaksi serta sarana dan prasarana lainnya,” ujar Tjahya.

Penyempurnaan peraturan ini juga dilakukan sebagai upaya memberikan kepastian hukum dan berusaha, perlindungan konsumen,  mencegah perdagangan fisik emas digital untuk tujuan ilegal, menciptakan sarana investasi mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat, serta memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan industri perdagangan fisik emas digital melalui Bursa Berjangka.

“Komoditas emas di bursa perdagangan nasional dan internasional selalu menunjukkan pertumbuhan transaksi yang terus naik. Perdagangan emas ini tentunya sangat menarik masyarakat sebagai media investasi,”  tambah  Sekretaris Bappebti Nusa Eka.

Untuk lebih mengenalkan Pasar Fisik Emas Digital pada masyarakat, Bappebti hari ini melakukan kegiatan literasi melalui fasilitas daring kepada para pelaku usaha, Lembaga Kliring, masyarakat pencari kerja, pegawai swasta dan BUMN, ASN dari berbagai kementerian dan lembaga, akademisi universitas di Tokyo, Diplomat dan Perwakilan Indonesia di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, dan Assosiasi Pengusaha Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) yang jumlahnya sebanyak 200 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00