Atasi Pengangguran Terbuka Dengan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

KBRN, Jakarta: Masalah pengangguran menjadi fokus utama untuk diatasi pemerintah. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil mengatakan terjadi over supply dengan demand yang tidak sebanding, dimana tenaga kerja yang tersedia lebih banyak dibandingkan lapangan kerja. 

Untuk itu, menurut Sofyan Djalil pemerintah perlu melakukan beberapa terobosan guna mengatasi gap tersebut. Data tahun 2019, menyebutkan jumlah pengangguran di Indonesia sebanyak 7,05 juta. Ini merupakan pengangguran terbuka.

“Komitmen Pemerintah adalah bagaimana menciptakan lapangan kerja serta menciptakan iklim investasi di Indonesia," ungkap Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan Djalil, Jumat (8/5/2020).

Menteri ATR/Kepala BPN, mengatakan meski tahun 2019 Indonesia mampu menciptakan 2-3 juta lapangan kerja, namun hal itu tidak dapat memberikan lapangan kerja yang cukup karena pengangguran di Indonesia mencapai 7,05 juta orang. 

"Kita perlu menumbuhkan ekonomi sampai 6-7 persen, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan, menciptakan kehormatan di antara masyarakat kita serta mampu menyediakan upah yang layak," kata Sofyan A. Djalil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00