Dampak Covid-19, Harga Ikan Laut Anjlok di Lebak

Harga Ikan Laut di Wanasalam Anjlok (Istimewa)

KBRN, Lebak : Harga ikan laut di Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak dilaporkan anjlok atau menurun drastus, padahal saat ini pasokan ikan laut melimpah dan biasanya harga ikan cukup baik ketika masuk bulan suci Ramadhan.

Pedagang menilai, anjloknya harga ikan itu karena minimnya pembeli dampak Pandemi virus Corona (Covid-19).

"Untuk harga ikan menurun harganya. Karena kita biasa kirim ke Muara Baru dan Muara Angke (Jakarta), sekarang pasarnya sepi, hasil tangkap mah banyak. Mungkin karena lockdown. Biasanya dua ton sekali kirim. Sekarang mah saya lagi total tidak kirim ke Jakarta dulu sejak Jakarta ditutup saja," kata Salah seorang pemasok ikan warga Binuangen, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Banten, Toton Sopyan dalam keterangannya, Rabu (6/5/2020).

Diungkapkan, sebelumnya harga jual ikan terbilang stabil. Misalnya harga ikan layang sebelumnya Rp12 ribu per kg, kini anjlok menjadi Rp7 ribu per kg. Ikan tembang juga mengalami penurunan. Sebelumnya harga pasar ikan tembang untuk satu kg dijual dengan harga Rp5,000 akan tetapi, kini harganya anjlok menjadi Rp2,000 untuk satu kg.

"Yang biasa harga layang biasa Rp12,000 sekarang hanya Rp7,000 sangat jauh penurunan harganya. Ikan tembang juga turun harganya. Dan ini terjadi pas ada virus saja karena banyak aturan-aturan kan tidak boleh ini itu," terangnya.

Sementara itu, Jenal, penjual ikan di Pasar Muara Binuangen juga mengeluhkan hal yang sama. Ia menyebut, kini harga berbagai ikan mengalami penurunan. Untuk jenis ikan kue saja, biasanya harga jual ikan tersebut tidak kurang diangka Rp35 ribu. Namun kini malah turun menjadi Rp30 ribu.

"Yang turun harganya bukan ikan layang dan tembang saja. Memang dua jenis ikan itu turunnya drastis. Tapi ikan kue dan ikan tongkol, gurita juga turun harganya. Kalau ikan lainnya itu turun sampai 10 atau bahkan 20 persen penurunan harganya," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00