Banting Setir Garap APD, Raih Omset Rp15 Juta

KBRN, Cirebon : Pandemi virus corona mewabah dunia termasuk Indonesia sangat berdampak terhadap sektor perekonomian sehingga tidak sedikit perusahaan terpaksa harus gulung tikar.

Namun hal ini, tidak berlaku bagi pengusaha konveksi yang justru kebanjiran order pesanan Alat Pelindung Diri (APD) Tenaga Medis hingga meraih omset atau pendapatan Rp15 juta per bulan, dari banting setir atau beralih usaha sebelumnya mengerjakan tas dan dompet.

"Omzet yang dihasilkan dari memproduksi APD Tenaga Medis Hazmat ini mencapai 10 hingga 15 juta rupiah selama 1 bulan produksi," kata karyawan bagian pemasaran CV Silvia Jaya, Desa Sindang Kasih, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Asep Saepudin kepada RRI, Selasa (5/5/2020).

Asep menyatakan, sampai saat ini masih banyak menerima pesanan pembuatan Hazmat baik dari Rumah Sakit serta Fasilitas Kesehatan yang berada di dalam dan luar Wilayah 3 Cirebon.

"Awalnya sih karena kami prihatin banyak Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan yang kesulitan mendapatkan APD. Akhirnya kami putuskan produksi tas dan dompet di stop dulu dan fokus ke Produksi Hazmat," ujar Asep.

Ia menambahkan, dalam sehari memproduksi seribu APD, sementara pihaknya juga melibatkan masyarakat sekitar yang rata-rata berprofesi sebagai penjahit agar dapat mengejar waktu pesanan.

"Karena pesanan banyak dan karyawan yang terbatas, akhirnya kami pun menggandeng masyarakat sekitar. Ya hitung-hitung membantu perekonomian mereka di tengah situasi yang serba sulit seperti saat ini," tuntasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00