Pasar Murah Aceh Besar, Sembako Harga Merakyat

Pasar Murah di Aceh Besar (Dok. Istimewa)

KBRN, Kota Jantho : Pasar murah boleh buka saat pandemi Covid-19, tapi harus digelar sesuai protokol kesehatan virus Corona.

Salah satu contoh adalah pasar murah di Montasik, Aceh Besar. Sebelum memasuki area pasar murah, terlebih dahulu warga diukur suhu tubuhnya dan diberikan masker bagi yang belum memiliki masker.

Demikian Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bekerjasama dengan Bulog Divisi Regional Aceh dalam menggelar pasar murah di depan Masjid Sibreh, kecamatan Suka Makmur, kabupaten Aceh Besar, Selasa (5/5/2020).

Selain itu, juga diatur jarak antrean dengan memperhatikan physical distancing (jaga jarak fisik) maupun social distancing (jaga jarak sosial).

Demikian juga sebelum dibuka pasar murah, petugas melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi pasar yakni di dalam tenda, kursi tempat duduk dan di sekitar tempat pasar murah itu.

Pasar Murah Aceh Besar (Dok. Istimewa)

Pelaksanaan pasar murah di Aceh Besar dalam rangka penyediaan bahan kebutuhan pokok akibat dampak Covid-19 di bulan ramadhan.

Pasar murah yang akan berlangsung di 20 kecamatan itu dibuka Bupati Aceh Besar Mawardi Ali. Turut hadir Kepala Divre Bulog Aceh Irsan Nasution, Anggota DPRK Aceh Besar Muhibuddin (Ucok), para Kepala OPD, unsur TNI-Polri para camat dan lainnya.

Mawardi Ali mengatakan, pasar murah tersebut dilaksanakan untuk meringankan beban masyarakat ditengah Pandemi Covid-19, dengan subsidi dari pemerintah. Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama dan bekerjasama mematuhi anjuran pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona atau lebih dikenal Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

"Patuhi anjuran pemerintah, salah satunya sering cuci tangan dengan sabun dan kita umat Islam seringlah berwudhu. Begitu juga, saling menjaga jarak, baik dengan kawan-kawan, dengan saudara, sebab penyakit ini (Covid-19) cepat menular dan siapapun harus menjaga," kata Bupati seraya menegaskan bahwa upaya itu salah satu cara mengantisipasi dampak kesehatan dari Covid-19.

Selanjutnya, pasar murah yang digelar tersebut, kata Bupati, sebagai upaya mengantisipasi dampak sosial dari wabah virus Corona. Selain pasar murah, Pemkab Aceh Besar juga telah membagikan paket Sembako.

Sebanyak 25 ribu paket sembako dibagikan kepada keluarga penerima manfaat di seluruh Aceh Besar. Selanjutnya, kata Mawardi Ali, upaya Pemkab Aceh Besar mengantisipasi dampak ekonomi dari Covid-19 yakni dengan memperkuat ketahanan pangan seperti tanam padi musim gadu untuk 5.500 hektare lahan petani yang pengolahannya gratis dan juga bibit gratis dari pemerintah.

"Kita sudah programkan turun ke sawah untuk tanam padi musim gadu (musim kemarau). Ini untuk menjaga ketahanan pangan. Karena keadaan ekonomi kita tidak menentu kedepan. Oleh karena itu, kita di Aceh Besar, pangan harus kita jaga," ujarnya.

"Mudah mudahan dalam kondisi hari ini Aceh Besar bisa keluar dari masalah besar ini (Covid-19). Kita berdoa kepada Allah, agar wabah ini bisa jauh di bulan ramadhan ini dan kondisi Aceh bisa normal kembali," kata Mawardi Ali.

Selanjutnya : Kawasan Pasar Murah

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00