Simpang Siur Informasi Kartu Pra Kerja Buat Masyarakat Gaduh

KBRN, Sungailiat: Terkait simpang siurnya informasi di media sosial tentang kartu prakerja yang di gelontorkan Pemerintah Pusat terhadap masyarakat yang terkena PHK dampak covid 19, membuat sedikit kegaduhan dan kurang fahamnya masyarakat terhadap program kartu pra kerja tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka Daliyan Amri menuturkan, akibat informasi yang ramai di media sosial membuat masyarakat  di Babel yang belum memahami situasi dan pengaplikasian kartu pra kerja ini ramai mendatangi kantor Disnaker di masing masing wilayah termasuk di wilayah Kabupaten Bangka.

“Kegaduhan ini terkait berseliwerannya informasi di medsos yang membahas tentang kartu pra kerja, padahal belum ada kelanjutan untuk penerpannya dan kita masih menunggu,” katanya pada  Jum’at (10/4/2020).

Menurutnya, untuk masalah kartu prakerja ini merupakan kewenangan Pemerintah Pusat secara menyeluruh, dan khusus di wilayah Kabupaten Kota hanya melakukan pendataan terhadap perusahaan, IKM dan karyawan yang terkena PHK dampak dari covid 19.

“kita di Pemerintah Kabupaten Kota saat ini statusnya hanya melakukan pendataan terhadap, masyarakat, perusahaan dan IKM yang terdampak, dan untuk masalah pencairannya masih menunggu keputusan Pemerintah Pusat,” tegasnya.

Dijelaskan Daliyan Amri, hingga saat ini Pemerintah Pusat belum mengeluarkan edaran terkait penerapan dan pengaplikasian lanjutan untuk penggunaan kartu pra kerja, dan hal ini harus mendapat pengertian dari masyarakat.

“Kita minta dan harapkan masyarakat harus memahami kondisi ini, kita tunggu nanti kebijakan selanjutnya dari Pusat,” pungkasnya.

Sementara itu Daliyan Amri menambahkan, terkait program kartu pra kerja ini, pihaknya mengharapkan secara bersama kepada masyarakat untuk bersabar dan menunggu kelanjutan program dari pemerintah pusat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00