Sempat Langka, Indonesia Bakal Impor Ribuan Ton Bawang Bombai

KBRN, Jakarta : Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto memastikan bahwa stok bawang bombai saat ini cukup sampai tahun depan. Bahkan menurut informasi, dalam waktu dekat akan ada impor stok bawang bombai yang datang dalam waktu dekat dari Selandia Baru. 

"Sekarang ini dari informasi, akan datang lagi bawang bombai dalam waktu dekat sebanyak 5.500 ton," ujar Prihasto Setyanto di gudang PT. Tunas Maju Mandiri, Jakarta, Jumat (3/4/2020). 

Kementan telah menerbitkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RPIH) bawang bombai sebanyak 227 ribu ton yang ditaksir cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia untuk 1,5 tahun. 

Selama ini lonjakan harga bawang bombai di pasaran meningkat. Hal itu juga dilihat dari ketersedian stok bawang bombai yang sempat menurun. Oleh karenanya, pemerintah pusat telah berkoordinasi untuk melakukan impor bawang bombai dari berbagai negara seperti Selandia Baru, China, Australia, dan India. 

"Dari India ini agak ada kendala, karena disana kondisinya sedang lockdown. Informasi dari pelaku usaha mereka agak kesulitan," tuturnya. 

Lebih lanjut Prihasto menjelaskan, beberapa waktu lalu ada 10 kontainer stok bawnag bombai yang siap didistribusikan ke seluruh Indonesia. 

"3 kontainer sudah berangkat ke Indonesia Timur, besok dan lusa akan terus datang berturut-turut. Begitu juga dengan bawang putih," tandasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00