iNI Langkah Mitigasi Kemenkeu Antisipasi Dampak Ekonomi Virus Corona

KBRN, Jakarta : Pemerintah telah melakukan mitigasi dampak penyebaran virus Corona terhadap perekonomian Indonesia. Dalam rilis Kementerian Keuangan, Jumat ( 14/2/2020), disebutkan BAHWA penurunan aktivitas dan pertumbuhan ekonomi Tiongkok akibat wabah virus Corona yang berpotensi berdampak pada perekonomian Indonesia, baik di sektor pariwisata, perdagangan dan aliran investasi. 

Sampai saat ini, perhitungan proyeksi besaran dampaknya dari sisi ekonomi, memang masih belum pasti. Namun diperkirakan dampaknya pada ekonomi Indonesia tidak sebesar negara-negara lain, seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, atau Singapura yang mempunyai hubungan lebih besar terhadap ekonomi Tiongkok. 

Meski demikian, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif dan responsif dalam menghadapi situasi ekonomi global akibat penyebaran Virus Corona yang cepat, yaitu dengan menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi yang produktif dengan cara :

1. Mempercepat realisasi belanja Kementerian/Lembaga, terutama belanja bantuan sosial (seperti PKH dan kesehatan), serta belanja non operasional; 

2. Mendorong pusat-pusat pariwisata melalui berbagai program pendukung, seperti percepatan pembangunan lima destinasi pariwisata super prioritas (Danau Toba, Borobudur, Likupang, Labuan Bajo, dan Mandalika), dimana Pemerintah juga akan menyiapkan kebijakan fiskal dan non-fiskal untuk menstimulasi sektor pariwisata;

3.  Mendorong dan mempercepat belanja padat karya untuk kegiatan produktif yang menyerap banyak tenaga kerja, seperti belanja infrastruktur di pusat dan daerah;

4.  mengoptimalkan peran APBN sebagai instrumen yang fleksibel dalam merespon situasi ekonomi (countercyclical) dengan tetap dalam batasan yang aman dan terkendali;

5.  Mempercepat penajaman program Kredit Usaha Rakyat (KUR), termasuk perluasan sasarannya. (Rel)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00