Pastikan Stok Pangan Jelang Nataru, Mendag Sambangi Pasar Tradisional di Solo

KBRN Surakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) RI Agus Suparmanto memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Rejosari dan Pasar Jebres Kota Solo, Jumat (6/12/2019). Kunjungan ini didampingi Walikota-Wakil Walikota Surakarta  FX Hadi Rudyatmo - Achmad Purnomo dan Pejabat Muspida Kota Surakarta dalam agenda Mider Projo.

Kunjungan rombongan Mendag diawali dari Rumah Dinas Walikota Loji Gandrung dan bersepeda menuju Pasar Rejosari. Di pasar tersebut rombongan memantau harga pangan, seperti beras, gula, daging dan termasuk harga bawang. 

Agus Suparmanto selalu menanyakan pergerakan harga jelang perayaan Natal dan tahun baru ini. Termasuk kelancaran pasokan sembako di Kota Bengawan. 

"Ini kita mengecek harga pangan dan kebutuhan jelang Natal dan tahun baru," ungkap Agus Suparmanto di sela memantau harga pangan.

Agus Suparmanto menyampaikan, hasil pemantauan di Pasar Rejosari  stok aman hingga perayaan tahun baru. Tak hanya itu Mendag juga mengapresiasi pasar pasar tradisional di kota Solo yang bersih dan rapi.

"Stok cukup aman dan saya melihat hari ini pasar sangat baik saya sangat gembira dan ini melihat kepala daerah ini baik. Pasokan cukup sembako masih dalam kategori cukup," ujarnya.

Usai memantau harga kebutuhan pangan di Pasar Rejosari Mendag Agus Suparmanto dan rombongan melanjutkan memantau bahan pangan di pasar Jebres. Mendag berdialog langsung dengan para pedagang hingga mendengar curhatan mereka. "Yang paling utama adalah kita pastikan harga beras dan kebutuhan sehari-hari aman," ucapnya.

Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo disela mendampingi sidak Mendag menyampaikan pada umumnya harga kebutuhan pangan di kota Solo belum menunjukkan kenaikan yang signifikan. "Pasokan pangan juga aman."

Sementara itu beberapa komoditas pangan menunjukkan kenaikan seperti minyak goreng curah naik Rp 1.500 jadi Rp 11.500. cabai rawit merah dari Rp 28 ribu jadi Rp 30.000. Telur ayam dari 22.500 jadi Rp 24.000 serta daging ayam naik Rp 1.000 jadi Rp 33.000. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00