Minimnya Lapangan Kerja, Banyak Warga Subang Jadi Pekerja Migran

KBRN, Subang : Tingginya minat masyarakat Kabupaten Subang untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI), atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) keluar negeri, perbulan bisa mencapai rata-rata 500 orang calon PMI.

Kepala Seksi Penempatan dan Perlindungan TKI Bina Penta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang Indra Suparman mengatakan, tingginya minat masyarakat tersebut, karena dipicu sulitnya mencari pekerjaan di Kabupaten Subang, sehingga banyak, calon PMI yang datang ke Disnakertrans untuk mendaftar menjadi PMI keluar negeri.

"Karena di Subang sulit mencari pekerjaan, sehingga banyak masyarakat Subang yang mendaftar menjadi PMI," ujar Indra kepada Wartawan di Subang, Jum'at (15/3/2019).

Indra mengungkapkan, untuk tahun 2019 saja, terhitung sejak awal Januari hingga pertengahan Maret 2019 ini, pihaknya sudah mencatat sekitar 1.200 orang lebih, yang sebagian besarnya bekerja dibTaiwan dan Hongkong, sisanya Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.

"Dari awal Januari sampai dengan pertengahan Maret saja, kita sudah mencatat sekitar 1.200 orang lebih yang sudah diberangkatkan dan menunggu pemberangkatan, 75 persennya tujuan Taiwan dan Hongkong, sisanya Malaysia, Singapura dan Brunei," terangnya.

Sementara itu pihaknya terus menghimbau kepada para calon PMI, yang akan bekerja di luar negeri, untuk menempuh jalur resmi di Disnakertrans Kabupaten Subang, dan PJTKI yang legal, sehingga jika terjadi permasalahan dengan PMI di luar negeri, akan mempermudah pemerintah dalam mengurus PMI yang bersangkutan.

"Apabila berangkat melalui jalur resmi, akan mempermudah kami menyelesaikan permasalahan yang dihadapi PMI di luar negeri," pungkas Indra.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00