Erick Thohir: Tema Kemerdekaan Indonesia Relevan dengan Kondisi

Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Istimewa)

KBRN, Jakarta: Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat menjadi tema HUT Ke-77 RI.  Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan tema tersebut sangat relevan dengan perjuangan bangsa dalam menghadapi tantangan yang terjadi. 

Ia menyampaikan seluruh dunia, termasuk Indonesia tengah mengalami tekanan besar akibat pandemi Covid-19. Pandemi berdampak pada sektor kesehatan hingga perekonomian.

"Tetapi, kalau kita lihat kembali apa yang dilakukan Indonesia itu luar biasa. Bagaimana kita sangat cepat mengantisipasi," ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima RRI, Jumat (19/8/2022).

Erick menyampaikan pandemi Covid-19 juga terbukti kian memperkuat kerja sama seluruh anak bangsa. Baik yang berada di jajaran pemerintah, TNI, Polri, alim ulama, dan masyarakat. 

Hal ini tentu menjadi kekuatan utama bangsa untuk bisa keluar dari tekanan pandemi. Erick mengatakan kolaborasi juga membuat Indonesia dapat bergerak cepat menyediakan fasilitas kesehatan untuk menangani covid-19. 

"Kebetulan baru selesai ASEAN Games, saya dan Pak Menteri Basuki berbicara kepada Pak Presiden untuk penggunaan Wisma Atlet. Kita kira tidak perlu membangun lagi sehingga saat awal-awal orang mencari tempat penanganan covid, kita sudah punya RS terbesar," ujar Erick. 

Ia menuturkan, pemerintah juga menugaskan dirinya bersama Menlu Retno Marsudi untuk mencari vaksin covid-19 hingga ke Cina dan Inggris. Dengan kerja sama yang baik, lanjut Erick, Indonesia akhirnya mampu mendatangkan vaksin Sinovac dan AstraZeneca.

Ia menyampaikan BUMN di sektor kesehatan, baik farmasi hingga rumah sakit terus berjuang dalam melakukan penanganan covid-19. Tentu juga melakukan percepatan vaksinasi dengan program vaksinasi bersama BUMN di sejumlah daerah. 

"Hal ini menjadi bukti nyata dengan persatuan dan kebersamaan, Indonesia dapat keluar dari krisis. Banyak hal yang sudah dilakukan bangsa Indonesia selama 77 tahun ini," katanya. 

"Ada kekuatan yang luar biasa, bagaimana bangsa kita ini dari krisis ke krisis, terus bersatu." Kendati begitu, Erick sampaikan, Indonesia tak boleh berpuas diri setelah berhasil melakukan penanganan covid-19 dengan baik. 

" Tantangan hari ini dan ke depan masih akan terus terjadi. Kondisi perubahan iklim yang tidak menentu mengancam produktivitas sektor pangan, hingga disrupsi digital," ujarnya menutup. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar