KPPU Awasi Implementasi Pembelian BBM melalui MyPertamina

Konsumen Pertamina sedang membuka aplikasi MyPertamina setelah mengisi BBM di sebuah SPBU. (ANTARA/HO-Pertamina)

KBRN, Jakarta: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengawasi   implementasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh masyarakat dengan menggunakan aplikasi MyPertamina. 

"Dari sisi persaingan usaha kami selalu berpendapat bahwa subsidi itu harus tepat guna dan subsidi yang diperoleh Pertamina itu benar-benar digunakan untuk BBM yang disubsidi itu," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Deswin Nur dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya, Pertamina harus transparan dalam penggunaannya dan pemerintah harus mengawasi penggunaanya.

"Jadi memastikan subsidi itu digunakan untuk kebutuhan subsidi bukan  digunakan untuk meningkatkan kemampuan Pertamina di produk BBM lainnya. Jangan sampai digunakan untuk daya saing Pertamina untuk produk yang sebenarnya itu mengikuti persaingan di pasar, harus tepat guna intinya," jelasnya. 

Menurutnya, jika masalah BBM bersubsidi tidak termasuk dalam masalah persaingan usaha meski diakui Pertamina belum mengikuti program kepatuhan di KPPU 

"Dalam masalah pengendalian ini, dalam berbicara subsidi kita tidak bicara persaingan usaha  dan ini memang suatu produk yang dikendalikan kita semua harus paham bahwa untuk produk yang dikendalikan butuh kontrol yang ketat di sana, jadi bukan lagi masalah persaingan," terangnya. 

Ia memastikan apa yang dilakukan Pertamina masih pada jalurnya (on track).

"Masih on track asalkan tepat guna karena selama ini lebih ke tepat sasaran dan kita belum ngomong tepat guna," tegasnya.

Diketahui, Pertamina Patra Niaga anak usaha PT Pertamina (Persero) sejak 1 Juli, membuka pendaftaran kendaraan dan identitas masyarakat untuk pembelian BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar di 11 daerah uji coba. 

Adapun pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi MyPertamina dan website subsiditepat.mypertamina.id. Saat ini, pendaftaran tersebut hanya untuk pengendara roda empat atau mobil. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar