Menteri ATR/BPN Menargetkan Sertifikasi Lengkap Kabupaten/Kota

Menteri ATR BPN Hadi Tjahjanto. (Foto: Dok.Setkab)

KBRN, Jakarta: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menargetkan beberapa kabupaten/kota memiliki sertifikat tanah lengkap, pada akhir tahun 2022. Sementara ini, dia menargetkan sekisar 3-5 kabupaten/kota memiliki sertifikasi lengkap.

"Untuk sertifikat sendiri, saya sudah punya target bahwa sebelum atau berakhirnya tahun 2022 itu, ada kota atau kabupaten yang sudah berstatus Kabupaten lengkap atau kota lengkap. Artinya, seluruh kabupaten itu atau kota itu, semuanya sudah disertifikatkan tanahnya. Ada setiap provinsi, ada tiga atau empat, atau lima," kata Hadi dalam pemaparan Program Podkabs yang ditayangkan channel Youtube Sekretariat Kabinet (Setkab) RI, dikutip Senin (4/7/2022). 

Menurut dia, seandainya target itu terwujud, baru pertama kali terjadi ada wilayah yang tanahnya tersertifikat secara lengkap.

"Kita bisa sampaikan bahwa wilayah itu adalah menjadi wilayah yang memberlakukan hukum positif. Artinya apa, hukum positif ketika ada investor datang, tenang, karena semua tanah sudah tersertifikasi dengan baik," ujar Hadi. 

Dia mengungkapkan, dengan sertifikasi tanah yang lengkap, praktik mafia tanah juga bisa diberantas. Bahkan, Hadi tak segan mempidanakan mafia tanah yang mengaku memiliki tanah di daerah sudah memiliki sertifikasi tanah lengkap. 

"Kalau ada mafia tanah dia juga enggak bisa ngaku-ngaku. Kalau dia ngaku-ngaku, itu langsung kita pidanakan, itu target saya," kata Hadi. 

Dia mengatakan, optimistis dengan target tersebut. Hadi juga mengungkapkan, 95 persen keyakinannya untuk merealisasikan target tersebut. 

"Saya katakan 95 persen saya berani mengatakan itu, karena yang 5 persen adalah persentase kegagalan, ada ini itu ya kurang lebih 5 persen, karena saya harus turun ke lapangan," kata Hadi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar