Sembilan Bahan Pokok Dijamin Aman hingga Akhir Tahun

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi. (Foto: RRI/Magdalena)

KBRN, Jakarta: Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menjamin ketersediaan sembilan bahan pokok hingga akhir tahun ini. Sembilan bahan pokok itu terdiri dari beras, jagung, kedelai, gula konsumsi, bawang, telur unggas, daging ruminansia (hewan pemamah biak), daging unggas, dan cabai.

“Neraca sampai dengan Juli, sembilan bahan pokok seperti yang ditetapkan dalam Perpres Nomor 66 Tahun 2021 semuanya aman. Daging sapi beku dari Brazil ada 20 ribu ton, dan daging kerbau beku ada 80 ribu ton, jadi sampai akhir tahun ada ketersediaan daging 100 ribu ton. Semua kita amankan,” ujar Arief Prasetyo di sela-sela kegiatan Pangan Nusantara di Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Ia mengatakan, meski ada wabah Penyakit Kuku dan Mulut, ketersediaan daging bagi masyarakat diharapkan tetap dapat terpenuhi. Menurut Arief, pemerintah sudah mengimpor 3 juta dosis vaksin dari 28 juta dosis yang dibutuhkan untuk keperluan vaksinasi hewan ternak.

“Beberapa sapi lokal hidup masih bisa dipindahkan dari sentra produksi yang tidak terkena Penyakit Mulut dan Kuku, ke wilayah Jabotabek dan Bandung Raya,” ungkap Arief.

Meski pasokan terjamin aman, pemerintah tetap mewaspadai sejumlah komoditas pangan utamanya yang masih impor, karena saat ini masih ada 17 negara yang memberlakukan larangan ekspor beberapa komoditasnya.

“Semua bahan pokok kita waspadai. Dari sembilan bahan pokok yang paling kita waspadai adalah kedelai, gula konsumsi, dan bawang putih,” tukasnya.

Sementara itu, terkait rencana ekspor beras sebanyak 200 ribu ton, Arief menyatakan tidak akan mengganggu pasokan beras di dalam negeri, karena stok beras hingga akhir tahun masih sebanyak 7 juta ton.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar